Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Dinas Perpustakaan Kota Luncurkan Aplikasi Baru

HARDI/BERITA SAMPIT - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, Noor Apiati.

PALANGKA RAYA – Dalam rangka mempermudah masyarakat untuk mencari ilmu di tengah pandemi Covid-19, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya telah meluncurkan aplikasi Inlislite Program Otomasi Pelayanan Perpustakaan, beberapa waktu lalu.

Pada saat diwawancara di ruang kerjanya, Rabu 8 Desember 2021, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, Noor Apiati menjelaskan keunggulan dari aplikasi tersebut.

“Untuk keunggulan dari Otomasi ini, yaitu mempermudah pelayanan dari kita supaya lebih efektif dan efisien. Aplikasi ini dikatakan efektif, karena semuanya sudah tersusun dalam aplikasi tersebut, seperti layanan pembuatan kartu anggota perpustakaan baik secara online yang bisa diakses melalui disarpustaka.go.id,” jelasnya.

Selain itu, di dalam aplikasi itu juga bisa mengakses Online Public Access Catalog (OPAC), yang dimana masyarakat bisa mencari buku-buku yang sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat tersebut.

BACA JUGA:   Danrem 102/Pjg Tekankan Jajarannya Tingkatkan Sinergitas antara TNI dan Polri

Kemudahan selanjutnya dengan aplikasi tersebut tidak perlu mencatat jumlah buku yang dipinjam oleh masyarakat, karena sudah masuk dalam sistem sirkulasi baik itu yang meminjam buku maupun mengembalikan buku bisa dihitung setiap harinya secara otomatis dalam server.

Aplikasi ini membuat perpustakaan menjadi lebih menarik, karena dari segi fungsi perpustakaan itu sebagai tempat belajar, juga selain bisa meminjam bukunya secara fisik, juga bisa menyimpan secara digital buku tersebut.

Selain aplikasi tersebut ada juga ePUSDA, yang bisa di download melalui playstore dan cari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya. Di situ juga akan ditampilkan buku-buku apa saja yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya, sehingga masyarakat bisa dengan mudah mencari buku yang ingin mereka cari. Triwulan 3 ini ePUSDA ini sudah mencapai kunjungan sekitar 4.000 pengunjung.

BACA JUGA:   Lebih Menular, Ini Penjelasan Dinkes Kalteng Soal Varian Omicron

“Saya berharap dengan adanya aplikasi tersebut masyarakat jadi gemar membaca. Selain itu untuk lainnya, kita juga mengajak masyarakat gemar membaca dengan aksi Taheta kami, yang dimana setiap hari ada aksi gemar membaca dari kami,” pungkasnya.

Untuk aksi yang sudah dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya yaitu melaksanakan bazar buku murah yang dibuka sepanjang tahun, pojok baca, praktek membuat prakarya seperti membuat batik dengan teknik ekoprint yang ramah lingkungan. (Hardi/beritasampit.co.id).