Danrem 102/Pjg Tekankan Jajarannya Tingkatkan Sinergitas antara TNI dan Polri

Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Yudianto Putrajaya saat lepas sambut Danyonif Raider 631 Antang (R 631/Atg) di Palangka Raya, Kamis 16 Desember 2021. ANTARA Penrem 102/Pjg

PALANGKA RAYA – Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Yudianto Putrajaya menekankan jajaran anggotanya untuk semakin meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Karena aparat TNI maupun Polri selaku pengayom masyarakat harus bisa menjadi contoh yang baik bagi rakyat,” kata Yudianto di Palangka Raya, Kamis 16 Desember 2021.

Danrem juga menegaskan bahwa tindak perkelahian antara TNI-Polri-komponen masyarakat lainnya, merupakan aktivitas yang sangat dilarang sehingga “haram” dilakukan.

“Dalam kesempatan ini saya tegaskan ulang. Perkelahian antara TNI dengan Polri hukumnya haram. Demikian juga dengan komponen masyarakat lainnya. Perkelahian yang melibatkan aparat dampak buruknya sangat mendalam,” katanya.

BACA JUGA:   Melalui Buka Puasa Bersama Pemprov Kalteng Jalin Silaturahmi dengan PWI Kalteng

Dia menegaskan, siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Personel yang salah harus menerima konsekuensi hukum. Jadi, lanjut dia, penyelesaian tidak hanya dengan seremonial olah raga bersama, makan bersama atau bernyanyi bersama.

“Penyelesaian bagi personel yang terlibat harus melalui jalur hukum. Agar selesai dan tuntas. Sekali lagi, selesai dan tuntas. Jadi tidak ada lagi api dalam sekam yang dapat membara setiap saat,” tegas Danrem Panju Panjung.

Pernyataan itu diungkapkan dia saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah lepas sambut Danyonif Raider 631 Antang (R 631/Atg). Danyonif yang sebelumnya dijabat Letkol Inf Dadang Armadasari diserahkan kepada Letkol Inf Harry Wibowo.

BACA JUGA:   Hardiknas Era Pemulihan untuk Menyukseskan Pembelajaran Lebih Maju

Selain unsur komandan satuan jajaran Korem 102/Pjg dan seluruh prajurit Yonif R 631/Atg. Juga turut hadir pejabat Polda Kalteng antara lain Dansat Brimobda Kalteng yang diwakili Wadansat AKBP Distan Siregar serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Apa yang saya sampaikan, merupakan komitmen bersama. Hal ini agar bisa disampaikan kepada personel di jajarannya, agar kita satu frekuensi yakni mengabdi kepada negara dan melayani rakyat,” kata Perwira tinggi dengan bintang satu itu.

(Antara/BS65)