Terkait Kasus Kematian Saat Lakukan Penangkapan, Lima Personel Polres Banjar Dinonaktifkan

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa'i. (ANTARA/Firman)

BANJARMASIN – Lima personel Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar resmi dinonaktifkan dan ditarik ke Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) buntut kasus kematian saat penangkapan seseorang yang diduga pengedar sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i mengatakan, dibebastugaska lima personel tersebut karena yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Subbid Paminal.

Bidang Propam Polda Kalsel juga masih terus mendalami terkait laporan pihak keluarga yang mengadukan kematian S (60) saat diringkus polisi dengan tuduhan tindak pidana narkotika.

Rifa’i mengakui prosesnya perlu waktu agar hasil kerja Propam bisa mengungkapkan fakta yang sebenarnya terjadi.

BACA JUGA:   Komisi V DPR Dukung Pembangunan Jembatan Kembar di Balangan

“Saksi kan cuma satu yaitu istri almarhum, kita perlu mendalami termasuk ketika dari TKP penangkapan hingga dibawa ke rumah sakit,” kata Rifa’I, dikutip dari Antara, Kamis 20 Januari 2022.

Jika hasil pemeriksaan nanti ditemukan pelanggaran, ungkap dia, maka sesuai perintah Kapolda ditindak tegas. Bahkan tak hanya proses di internal Polri yaitu disiplin dan kode etik, namun kasusnya bisa ditangani juga oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum untuk pidananya.

Dikonfirmasi terpisah kuasa hukum pihak keluarga almarhum Kamarullah mengatakan terus berupaya mencari keadilan terkait meninggalnya S yang mereka duga akibat tindak kekerasan oleh oknum aparat.

BACA JUGA:   Pemudik Masih Padati Jalan ke Daerah Hulu Sungai

Kamarullah mengaku tengah berada di Jawa Timur dan berkoordinasi dengan staf anggota DPR RI agar bisa bertemu dengan wakil rakyat di Senayan dalam waktu dekat.

“Kami ingin pengaduan ke Polda ditindaklanjuti. Semoga DPR juga membantu mengawalnya,” ucapnya.

Diketahui penangkapan S terjadi pada 29 Desember 2021 di rumahnya di Desa Pemangkih Baru, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.

Menurut penjelasan Rifa’i sebelumnya, saat itu almarhum yang sudah jadi target operasi Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar melakukan perlawanan dengan senjata tajam hingga terjadi pergumulan dan S dinyatakan meninggal dunia ketika proses penangkapan.

(Antara/BS65)