Warga Palangka Raya Diajak Pertahankan ‘zero’ Kasus Covid-19

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Emi Abriyani (ANTARA/-Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya)

PALANGKA RAYA – Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Emi Abriyani mengajak warga setempat mempertahankan status zero kasus COVID-19.

Dalam rangka mempertahankan status nol kasus positif corona, Pemkot Palangka Raya bersama berbagai pihak terkait terus melakukan upaya edukasi, antisipasi, pengawasan serta penegakan aturan protokol kesehatan.

Menurutnya Emi, untuk menurunkan kategori level, suatu daerah selama empat pekan berturut-turut harus terbebas dari penambahan kasus. Sementara saat ini Kota Palangka Raya masih menerapkan PPKM Level 2.

“Jangan kendorkan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Saat ini kita masuk zona hijau karena kemarin satu pasien terakhir berhasil sembuh,” kata Emi dikutip dari Antara, Selasa 25 Januari 2022.

BACA JUGA:   Polisi Ringkus Pelaku Jambret di Jalan Adonis Samad, Palangka Raya

Dalam rangka memperkuat kekebalan tubuh warga setempat terhadap ancaman paparan COVID-19, Pemkot Palangka Raya bersama pihak terkait juga terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi baik dosis pertama, kedua maupun vaksin dosis ketiga atau booster.

Berdasar data Satgas COVID-19 Kota Palangka Raya, pada 24 Januari 2022, sebanyak 30 kelurahan di wilayah setempat telah masuk zona hijau. Padahal, sebelumnya masih ada satu kelurahan yang masuk kategori zona kuning.

Zona hijau untuk seluruh kelurahan di wilayah Kota Palangka Raya ini ditetapkan seiring dinyatakan sembuh satu pasien terakhir yang terjangkit COVID-19.

BACA JUGA:   Aktivitas Penumpang di Bandara Tjilik Riwut Memasuki Puncak Arus Balik

Data terakhir dari Satgas Penanganan COVID-19 setempat juga mencatat, tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 di daerah setempat mencapai 96,04 persen.

Jumlah warga yang sembuh itu berada di angka 12.612 orang dari total 13.132 warga Palangka Raya yang positif COVID-19. Dari seluruh kasus positif, juga tercatat 520 orang meninggal dunia.

Sementara itu, sampai saat ini warga Palangka Raya yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 tidak ada lagi atau menempati angka 0 persen dari total pasien positif.

(Antara/BS65)