Waspada Jebakan Investasi Bodong Janjikan Untung Besar

Anggota Komisi I DPRD Kalteng Rusita Irma. (ANTARA/Jaya W Manurung)

PALANGKA RAYA – Legislator Kalimantan Tengah Rusita Irma meminta masyarakat mewaspadai dan tidak tergiur dengan praktik investasi bodong yang salah satunya terindikasi dengan menjanjikan untung besar dalam waktu singkat.

“Padahal keuntungan besar tersebut merupakan salah satu cara menjebak orang-orang untuk ikut investasi bodong. Pemahaman tentang cara berinvestasi yang baik dan aman juga masih rendah. Alhasil, masih ada saja yang tertipu investasi bodong,” kata Irma di Palangka Raya, Selasa 25 Januari 2022.

Anggota Komisi I bidang keuangan DPRD Kalteng itu pun mengingatkan sekaligus menyarankan kepada masyarakat, terkhusus yang tertarik berinvestasi, harus terlebih dahulu mempelajari secara serius investasi yang akan diikuti.

BACA JUGA:   Petani Nenas di Pararapak Barito Selatan Minta Dibangunkan Irigasi

Irma mengatakan, pelajari secara teliti apakah usaha yang akan diinvestasi tersebut telah memiliki Badan Hukum dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk meminta pendapat dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu berinvestasi.

“Jangan langsung tergiur janji akan menghasilkan untung besar. Biasanya, kalau sudah menawarkan untung besar, bisa jadi itu jebakan dari investasi bodong. Jika sudah tertipu siapa yang rugi, tentu diri sendiri,” ucapnya.

Wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan V meliputi Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas itu menyebut, sekarang ini semakin marak penawaran investasi melalui teknologi sistem digital dan internet.

BACA JUGA:   Dewan Imbau Pemerintah Daerah Naikan UMP dan UMK

Dia mengatakan, penawaran yang banyak melalui internet itu sangat menggiurkan karena memberikan imbal hasil yang cukup besar. Hanya, kebenaran dari tawaran tersebut masih dipertanyakan.

“Sekarang kuncinya harus hati-hati. Jangan mudah tergiur dan percaya begitu saja. Ada saja oknum yang menggunakan teknologi untuk aksi penipuan,” kata Irma.

Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kalteng itu pun menyarankan, pemerintah daerah bersama instansi terkait harus lebih giat memberi edukasi kepada masyarakat terkait investasi yang aman dan legal.

“Pemerintah bersama aparat hukum juga harus menindak tegas para pelaku investasi bodong sesuai aturan yang berlaku,” kata Irma. (Antara/beritasampit.co.id).