Forum PUSPA Berperan Aktif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

DEDDY/BERITA SAMPIT : Wakil Ketua II Forum PUSPA Kabupaten Barsel, Idariani.

BUNTOK – Ketua PUSPA Kabupaten Barsel Sonya Afiaty Rosada melalui Wakil Ketua II Idariani mengatakan memberdayakan, melindungi perempuan dan anak dalam semua aspek tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja melainkan juga tanggung jawab bersama semua pihak.

Maka, keberadaan forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) turut berperan aktif menekan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan hingga ditingkat Desa.

“Peran aktif forum PUSPA ini, untuk menekan tindak kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak hingga di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan serta ditingkat Desa,” katanya, saat dibincangi beritasampit.co.id, Kamis 14 April 2022.

“Oleh karena itu kami mengajak untuk bersama-sama menyatukan pemahaman, motivasi, kepedulian dan semangat yang kuat untuk memperjuangkan serta melindungi harkat, martabat hak asasi perempuan dan anak,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Ida Safitri: Bantuan CSR Pertanian Di Barsel Perdana

Terkait akan hal tersebut forum PUSPA Kabupaten Barsel bertekad untuk membentuk forum PUSPA di tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa agar hal ini terwujud.

“Kami juga mengajak Camat, Lurah dan Kades se-Kabupate Barsel untuk segera membentuk forum PUSPA di Kecamatan, Kelurahan hingga ditingat Desa,” jelasnya.

Keberadaan Forum PUSPA, lanjutnya, adalah salah satu partisipasi untuk menyelesaikan permasalahan pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak.

Adapun tujuan Nasional forum PUSPA ini yakni, Three Ends terdiri dari end violence against women and children atau akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA:   Bulog Buntok Salurkan 150 Ton Beras Bagi Korban Pasca Banjir

“Kemudian end human trafficking atau akhiri perdagangan manusia dan end barriers to economic justice atau akhiri kesenjangan, ketimpangan, ketidakadilan akses ekonomi pada perempuan,” terangnya.

lebih lanjut Idariani yang juga sebagai Ketua KONI Kabupaten Barsel ini menambahkan, hal tersebut karena perempuan dan anak merupakan aset Bangsa dan Negara yang mempunyai hak yang sama dalam kehidupan.

“Sekali lagi kami perjelas, yang pada intinya dengan keberadaan forum PUSPA khususnya di Daerah ini turut berperan aktif menekan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan hingga ditingkat Desa,” tukas Idariani. (Ded/beritasampit.co.id)