DAS Barito Juga Berpotensi Untuk Sektor Pertanian

IST/BERITA SAMPIT - Ilustrasi

PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menilai banyak potensi pengembangkan sektor pertanian dalam arti luas di wilayah dataran tinggi dan rendah di Kalteng. Seperti di Kabupaten Murung Raya, dan Barito Utara Bagian Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain aksesnya berdekatan dengan Ibu Kota Negara (IKN), wilayah tersebut dinilai memiliki potensi untuk dimenangkan sektor pertanian berapa sayuran dan juga pertanian. Ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Purman Jaya melalui rilis yang diterima pada Selasa 26 April 2022.

“Harapan kita, Kalteng sebagai provinsi penyanggah IKN, khususnya wilayah yang berbatasan paling dekat, dapat dikembangkan sebagai wilayah pertanian dan peternakan. Seperti wilayah bagian timur Kalteng, yakni daerah Barito Utara dan Murung Raya,” harapannya.

BACA JUGA:   Dewan Usulkan Pemprov Kalteng Buat Kebijakan Peningkatan Bantuan Beasiswa

Dirinya menilai bahwa Murung Raya dan Barito Utara memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dirinya menambahkan, Murung Raya dengan tanah yang subur, serta berada di kawasan tinggi atau pegunungan, sangat cocok untuk dikembangkan potensi pertanian sayur-sayuran serta buah- buahan.

“Disana jika ditanam Sayur dan buah itu lebih berpotensi, selain tanahnya subur di wilayah pegunungan. Bila pemerintah melakukan pembukaan lahan-lahan yang dianggap trategis untuk ditanami sayur dan buah, maka wilayah itu cocok sekali,” ucapnya.

Untuk kawasan Barito Utara, khususnya Kecamatan Gunung Kurei dan Kutai Timur adalah wilayah dataran rendah yang memiliki akses terdekat dengan IKN. Wilayah tersebut memiliki potensi untuk dijadikan wilayah peternakan dan pertanian Padi dan juga buah.

BACA JUGA:   DPRD Kalteng Dukung Pameran Seni Rupa Borneo Dalam Drawing

Dirinya juga berharap, kitanya pemerintah pusat dapat membangun akses infratruktur yang baik di Kalteng, khususnya di wilayah tersebut. Selain itu, peningkatan SDM di sektor pertanian serta peningkatan produksi dengan menggunakan bibit unggul dapat dikembangkan.

“Harapan kami, selain laham tersedia di wilayah itu, harapannya pemerintah juga dapat meningkatkan SDM petani. Kemudian meningkatkan bibit yang lokal menjadi bibit unggul,” pungkasnya. (Hardi/beritasampit.co.id)