Diduga Cabuli Istri Orang, Pria Ini Dianiaya Hingga Tewas

MAN/BERITA SAMPIT - Kapolres Kobar saat menggelar Press Release kasus penganiayaan yang dilakuan 7 tersangka, hingga korban tewas.

PANGKALAN BUN – Cukup tragis nasib Anang Safi’i, setelah melakukan perbuatan diduga pencabulan, kemudian dianiaya oleh 7 tersangka hingga tewas. Peristiwa yang cukup menghebohkan warga masyarakat Jalan Bedaun RT 02 Desa Sekonyer Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terjadi pada Senin, 16 Mei 2022, sekitar Pukul 00.15 WIB.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, dalam acara Press Release didampingi Kabag OP Kompol Wihelmus Helky dan Kasat Reskrim AKP Aditya Dhani, Kamis 19 Mei 2022, mengatakan awal mula terjadi peristiwa tragis tersebut ketika 7 tersangka mendapat informasi pada malam hari ada seorang laki-laki sedang berada di dalam rumah Dianti.

BACA JUGA:   Gali Potensi Daerah, 71 Desa Se Kobar Belajar Ke Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung

Dianti adalah warga Jalan Bedaun Desa Sekonyer sudah bersuami, dan suaminya sedang bekerja. Kemudian malam itu sejumlah tersangka mendatangi rumah Dianti, mengetuk pintu.

Kemudian oleh Dianti pintunya dibuka, dan sejumlah tersangka curiga langsung masuk ke dalam rumah Dianti, saat seorang tersangka membuka pintu kamar mandi kedapatan seorang laki-laki bugil, yakni Anang Safii sembunyi di kamar mandi.

BACA JUGA:   RSSI Pangkalan Bun Buka Layanan Bedah Syaraf, dr.Fachrudin: Usaha Kami Untuk Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Melihat ada laki-laki bugil di dalam kamar mandi, akhirnya para tersangka berdatangan dan salah satu tersangka masih ada hubungan keluarga dengan suami Dianti.

“Akhirnya 7 tersangka bergantian menganiaya korban hingga luka parah dan setelah dibawa ke Puskesmas koban meninggal dunia. Bahkan korban saat dianiaya tangannya diikat sabuk atau ikat pinggang berwarna pink putih,” ungkap Kapolres.

Ketujuh tersangka kini di tahanan Polres Kobar. Juga sejumlah barang bukti diamankan di Reskrim Polres Kobar. (Man/beritasampit.co.id).