Wagub Kalteng: Gotong Royong Sebagai Akar Kebudayaan Bangsa

Wagub Kalteng Edy Pratowo (kiri) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada LKSA Budi Mulya Palangka Raya, Rabu, (18/5/2022). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan berbagi maupun gotong royong merupakan akar dari kebudayaan bangsa sekaligus perwujudan harmoni kebersamaan.

Gotong royong telah menjadi perekat sosial paling efektif tanpa memandang ras, suku dan agama untuk mencapai tujuan negara yang luhur, katanya di Palangka Raya, Kamis 19 Mei 2022.

“Dengan pendekatan berbagi dan bergotong royong mari kita bersatu padu dan bergandeng tangan menuju Kalteng Makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis),” ajaknya.

Adapun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan anjangsana dan kegiatan berbagi ke sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) hingga ahli waris tokoh pendiri setempat dalam rangka memperingati hari jadi provinsi ke-65.

BACA JUGA:   Sugianto Sabran: Tradisi Mangenta Sebagai Bentuk Pelestarian Warisan Budaya Kuliner Kalimantan Tengah

“Anjangsana yang kami laksanakan ini merupakan wujud nyata silahturahmi antara sesama,” tuturnya.

Dia menerangkan manusia sebagai mahluk sosial, keberadaannya tak lepas dari manusia lain. Dorongan dari orang lain sangat penting, artinya untuk dapat menjalani kehidupan secara normal guna mencapai tujuan hidup.

Oleh karenanya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada rakyatnya yang insha Allah menjadi landasan meningkatkan kepedulaian di berbagai bidang kehidupan, dimulai dari lingkungan keluarga, tempat kerja hingga masyarakat luas.

“Berbagi itu indah, berbagi itu ibadah, tentunya dengan keikhlasan. Agama apa pun di negeri ini pasti mengajarkan pemeluknya untuk berbagi dan bergotong royong,” jelasnya.

BACA JUGA:   Huma Betang Filosofis Kehidupan Masyarakat Kalteng

Sementara itu anjangsana yang dilaksanakan ini melibatkan para pejabat pemerintah dan para ASN, instansi vertikal, BUMN, BUMD dan perusahaan swasta dengan para penyandang masalah kesejahteraan sosial yang berada LKS serta ahli tokoh pendiri.

Bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini di antaranya ke LKSA Budi Mulya Palangka Raya, yakni ribuan kilogram beras, hingga ratusan kilogram gula dan kaleng susu selama satu tahun. Diharapkan bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban penerima.

ANTARA