Kalteng Sikapi Isu Strategis Terkait Pemenuhan SPM Bidang Pendidikan

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membuka secara resmi kegiatan koordinasi, coaching clinic, dan advokasi antara pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Kalteng Tahun 2022. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel M Bahalap Palangka Raya, Sabtu 21 Mei 2022 ini dalam rangka menyikapi isu-isu strategis terkait pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan pendidikan, baik isu nasional maupun isu-isu di daerah.

Dalam kesempatan itu, Edy Pratowo menyampaikan, pendidikan merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam upaya meningkatkan derajat kualitas hidupnya sebagai warga negara dan warga masyarakat agar lebih baik.

“Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah menyiapkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing, serta mudah diakses oleh masyarakat, sehingga tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 dapat terwujud,” ucapnya.

BACA JUGA:   Mahasiswa Kaum Intelektual Bernalar Kritis Pembawa Perubahan

Edy Pratowo menambahkan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 Tahun 2021 tentang Penerapan SPM, diharapkan dapat mendorong indikator kinerja urusan pendidikan, untuk memperoleh fokus, dan perhatian bersama, dalam rangka pemenuhan SPM di bidang Pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, dirinya mengingatkan kepada semua, bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RepubIik Indonesia, telah menyediakan daftar sub kegiatan dan indikator SPM bidang pendidikan sesuai prioritas nasional, untuk menjadi referensi nomenklatur kegiatan, dan penganggaran di daerah.

BACA JUGA:   Sugianto Sabran: Tradisi Mangenta Sebagai Bentuk Pelestarian Warisan Budaya Kuliner Kalimantan Tengah

Kemudian, telah disampaikan juga dalam Rakortekrenbang tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, bahwa Rakortekrenbang di tingkat kabupaten/kota juga perlu memasukkan indikator dan sub kegiatan yang akan mendukung pencapaian SPM bidang pendidikan di daerah sesuai dengan prioritas nasional.

“Diharapkan agar semua pemangku kepentingan pendidikan di Kalteng, agar dapat terus bekerja keras, bekerja cerdas, dan berinovasi untuk percepatan kemajuan pendidikan, guna mewujudkan generasi muda yang memiliki karakter religius, nasionalis, bergotong royong, berintegritas, dan mandiri,” harapnya. (Hardi/beritasampit.co.id)