Pemerintah Diminta Lakukan Percepatan Pemerataan Listrik di Wilayah Utara Kotim

Suasana salah satu desa di Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur. ANTARA/Norjani

SAMPIT – Masyarakat di bagian utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengharapkan pemerintah melakukan percepatan pembangunan pemerataan jaringan listrik PLN guna mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka.

“Listrik ini kebutuhan vital masyarakat. Kalau desa sudah tersambung listrik PLN, kegiatan ekonomi masyarakat akan lebih meningkat lagi,” kata Anggota DPRD Kotim Hendra Sia, Kamis 26 Mei 2022.

Hendra Sia merupakan legislator daerah setempat dari wilayah utara atau daerah pemilihan 5 yang meliputi Kecamatan Parenggean, Antang Kalang, Telaga Antang, Mentaya Hulu, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.

Berdasarkan data pemerintah kabupaten setempat masih ada 42 desa di Kotawaringin Timur yang belum tersambung jaringan listrik PLN. Sebagian besar desa tersebut berada di wilayah utara.

BACA JUGA:   Puluhan Hektare Tanaman Petani di Kotim Gagal Panen

Hendra Sia menyatakan memperjuangkan masalah infrastruktur dan kelistrikan karena menyaksikan sendiri kesulitan yang dihadapi masyarakat desa yang diwakilinya.

Ia menyebut akses jalan di desa-desa di wilayah utara itu masih terbatas dan belum terjangkau jaringan listrik PLN.

Dia mendorong pemerintah kabupaten meningkatkan sinergi dengan PT PLN untuk percepatan pemerataan jaringan listrik di desa-desa terpencil.

Apresiasi disampaikannya karena tahun ini ada beberapa desa yang tersambung jaringan listrik PLN.

Perusahaan besar swasta di wilayah itu juga diminta turut membantu kemudahan perluasan jaringan listrik PLN. Perusahaan bisa membantu kemudahan jika ada rute jaringan terpaksa melintasi areal perusahaan.

Terobosan juga perlu dilakukan, seperti dengan kerja sama antara pemerintah daerah bersama PLN dan perusahaan yang mengalirkan kelebihan daya listrik mereka untuk memasok listrik ke desa-desa sekitar perusahaan.

BACA JUGA:   Masyarakat Diminta Tetap Waspada Covid-19 dan Hepatitis Akut

“Kami yakin dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, percepatan kelistrikan ini bisa segera terwujud. Kami di DPRD selalu mendukung upaya-upaya itu,” kata Hendra Sia.

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengatakan belum lama ini pihaknya bersama pemerintah provinsi telah bertemu pejabat di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membahas berbagai hal, salah satunya kelistrikan di desa-desa.

“Intinya pemerintah pusat berjanji mengupayakan ini masalah kelistrikan di Kalimantan Tengah, termasuk di Kotawaringin Timur. Mudah-mudahan 2024 nanti semua bisa tuntas,” katanya.

ANTARA