Anggota DPRD Kobar Hatnati Minta Keberadan Pustu di Kecamatan Kumai Diperhatikan

Hatnati Anggota DPRD Kab.Kobar.

PANGKALAN BUN – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hatnanti meminta agar keberadan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kecamatan Kumai, harus segera mendapat perhatian Pemkab Kobar.

Hal ini disampaikan anggota DPRD dari Dapil IV yang meliputi Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar, dari hasil resesnya belum lama ini.

Menurut Hatnanti, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bukan hanya fokus pada membangun Puskesmas (Induk) di Kota Kecamatan, tapi juga Pustu sebagai ujung tombak pelayanana di pelosok Desa harus mendapat perhatian, dengan meningkatkan sarana dan prasarananya.

“Saat kami onitoring bersama rombongan Dewan Dapil IV, banyak keberadaan bangunan Pustu yang memprihatinkan. Bahkan ada Pustu yang kurang layak sebagai pusat kesehatan di desa,“ kata Hatnanti, Jumat 17 Juni 2022.

BACA JUGA:   Ketua Komisi C DPRD: Sarana Transportasi di Kota Pangkalan Bun Sudah Saatnya Dibenahi

Dijelaskannya, dengan banyaknya Pustu yang keberadaannya memprihatinkan, maka masyarakat banyak yang mengusulkan kepada Anggota Dewan yang reses kelapangan.

“Banyak sekali usulan Pustu. Sebab kondisinya yang memang harus segera diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Hatnati mengungkapkan, pemerintah daerah nampaknya terlalu fokus untuk pembangunan puskesmas induk. Meski begitu pemerintah daerah tak bisa meninggalkan perhatiannya pada Pustu, karena Pustu dinilai untuk menunjang pelayanan kesehatan yang terdekat di masyarakat desa.

BACA JUGA:   Tindakan 2 Oknum Guru Melakukan Kekerasan Mendapat Perhatian Keras DPRD Kobar

“Salah satunya Pustu di Sebuai Barat yang kondisinya memprihatinkan. Pemerintah desa dan warga setempat mengharapkan adanya rehab total Pustu. Hal ini tentunya untuk menunjang pelayanan kesehatan ke masyarakat,” katanya.

Mengingat kesehatan merupakan standar pelayanan dasar yang harus dipenuhi. Ditambah lagi Desa Sebuai Barat ini sangat jauh jika ke Puskesmas, maka harapan masyarakat agar Pustunya segara direhab.

Politisi Gerindra ini menyadari usulan masyarakat sangat masuk akal. Karena masyarakat juga ingin dilayani secara optimal, tidak hanya dari tenaga medisnya saja yang dipenuhi, namun juga sarana tempat pelayanan-nya. (man/beritasampit.co.id)