Kemenag Palangka Raya Siapkan Penjemputan Jamaah Haji

Dokumentasi. Jamaah haji Kota Palangka Raya saat mengikuti proses pelepasan pemberangkatan beberapa waktu lalu. (ANTARA/Rendhik Andika)

PALANGKA RAYA – Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah sedang mempersiapkan penyambutan terhadap para jamaah haji setempat yang dijadwalkan tiba di Embarkasi Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada akhir Juli 2022.

“Hari ini kami melakukan rapat persiapan penjemputan. Skemanya, jamaah Kelompok Terbang (Kloter) lima tiba di embarkasi pada Sabtu (23/7)  pukul 15.00 WITA. Jamaah akan kita inapkan satu malam dan besok atau Minggu paginya akan kita bawa kembali ke Palangka Raya,” kata Kakankemenag Kota Palangka Raya, Nur Widiantoro di Palangka Raya, Kamis 21 Juli 2022.

Sementara itu, lanjut dia, jadwal kepulangan jamaah haji asal “Kota Cantik” yang masuk Kloter tujuh dengan jumlah 32 jamaah hanya selisih sehari dari rombongan Kloter lima.

BACA JUGA:   Generasi Penerus Harus Mengisi Kemerdekaan dengan Pembangunan

“Penjemputan akan dilakukan petugas terdiri dari unsur Kepolisian dan ambulance yang akan melakukan pengawalan, Unsur Pemerintah Kota Palangka Raya dan unsur Kantor Kementerian Agama Kota setempat serta armada untuk angkutan jamaah.

Dia menerangkan, dari jamaah Kloter lima yang berjumlah 114 orang, sebanyak 37 diantaranya telah melapor untuk dijemput anggota keluarganya masing-masing. Sementara untuk jamaah dari Kloter tujuh belum ada yang mengkonfirmasi akan dijemput anggota keluarga.

“Konfirmasi penjemputan jamaah haji oleh keluarganya bisa saja bertambah mengingat pemulangan kloter lima dan kloter tujuh masih dilakukan beberapa hari mendatang,” kata Nur.

Dia menerangkan, saat ini jamaah haji Kota Palangka Raya yang tergabung di Kloter lima tengah berada di Mekkah untuk melakukan ziarah serta menunggu jadwal pemulangan.

BACA JUGA:   PMII Kalteng Resmi Jadi Lembaga Pemantau Pemilu 2024

Sementara untuk rombongan jamaah yang tergabung pada Kloter tujuh berada di Madinah dan melakukan arbain selama delapan hari serta menunggu jadwal pemulangan.

“Nantinya usai kedatangan, kondisi jamaah haji akan tetap dipantau selama beberapa hari guna memastikan kesehatan para jamaah,” katanya.

Dia pun mengimbau para jamaah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan agar dapat mengikuti seluruh kegiatan yang telah dijadwalkan.

ANTARA

(Visited 8 times, 1 visits today)