Warga Samarinda Gelar Tradisi Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam

Warga Samarinda, Kalimatan Timur antusias melaksanakan tradisi Pawai Obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1.444 Hijriah, (ANTARA/Arumanto)

SAMARINDA – Ratusan warga Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur menggelar tradisi Pawai Obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1.444 Hijriah, pada Jumat 29 Juli 2022 malam.

Dengan mengenakan busana Muslim, warga yang didominasi para pria terdiri remaja, pemuda dan orang dewasa, memegang obor dari bambu ukuran satu meter, berkeliling di sejumlah ruas jalan yang disiapkan untuk pawai.

Warga yang memegang obor berbaris di belakang maskot berbentuk hewan unta dengan hiasan dan dilengkapi bedug sisi kanan dan kirinya.

“Obor yang kita siapkan itu ada kurang lebih 1000 (seribu), ada juga perkusi,” kata Ketua panitia Pawai Obor, Agus Setiawan.

BACA JUGA:   Lapas Narkotika Samarinda Usulkan 1.036 Napi Dapat Remisi Kemerdekaan

Agus mengatakan budaya masyarakat untuk memeriahkan tahun baru umat Islam ini kembali bisa dilaksanakan setelah dua tahun tidak dilaksanakan karena COVID-19.

Agus menjelaskan rute pawai obor ini tidak terlalu jauh, dimulai dari sekitar jalan Merdeka , Jalan Gerilya dan kemudian masuk ke jalan Merdeka Timur, lalu kembali ke titik awal start.

Agus menjelaskan, untuk pengamanan pawai melibatkan Damkar, kamtibmas, Babinsa, dan para relawan-relawan terdekat. Terdapat pula satu unit ambulans yang siaga di belakang barisan.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun menyambut positif kegiatan yang dilaksanakan masyarakat untuk memeriahkan hari besar keagamaan.

” Kami berharap kegiatan ini tetap mengedepankan toleransi antarumat beragama,” kata Afif yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

BACA JUGA:   BMKG Deteksi 48 Titik Panas di Kaltim

Afif berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban hingga acara selesai.

“Budaya lokal harus tetap kita pelihara, karena ini menjadi kekayaan Budaya bangsa kita,” jelas Afif.

Sementara itu, Ketua RT 94, Ipung Aspul mengatakan warganya sangat antusias mengikuti kegiatan Pawai Obor tersebut.

” Kami bersyukur tahun ini pawai obor bisa dilaksanakan, semoga tahun depan tetap bisa dilaksanakan lagi,” ujar Ipung Aspul.

ANTARA

(Visited 14 times, 1 visits today)