Warga Desa Pasir Panjang Gempar, Pelajar SD Meninggal di Kolam Renang

Man/BERITA SAMPIT : Suasana haru saat jenazah tiba dirumah duka, dihujani air mata keluarganya.

PANGKALAN BUN – Warga Perumahan Beringin Rindang Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotaaringin Barat (Kobar) mendadak gempar saat sebuah mobil ambulan membawa jenazah Tina (11) Pelajar SD yang bertempat tinggal di kawasan tersebut, Selasa 2 Agustus 2022, usai Magrib atau sekitar Pukul 18.00 WIB.

“Innallilahi…Papah cepat tuh anak tetangga kita meninggal hayo kita ngelayat…ngetiknya nanti lagi,“ kata istri wartawan beritasampit.co.id.

Ketika sampai di halaman rumah tetangga, nampak jenazah Tina mulai di evakuasi dari mobil ambulan kerumahnya.

BACA JUGA:   Diskominfo Membuka Lomba Logo HUT ke 63 Kabupaten Kobar, Hadiah Rp5 Juta

“Yaa Alllah…Anaku,“ terdengar suara menyayat hati dari Ibu korban, saat jenasah Tina dibaringkan sudah kaku ditengah rumahnya.

Kain batik sebagai penutup jenazah sesekali dibuka Ibu korban, sembari mencium jenazah anaknya.

Iyan, paman korban dengan singkat menerangkan, bahwa Tina bersama sudara dan anak-anak tetangganya mengendarai sepeda ontel main ke Kolam ‘alamiah’ dipinggir jalan raya Pasir Panjang.

“Saya juga, baru tahu kalau Tina meninggal karena memang Tina engga bisa renang, yah itulah karena semua telah ditakdirkan oleh Allah SWT,“ katanya.

BACA JUGA:   Kepala Bappeda Angkat Bicara Terkait Kunjungan Wagub Provinsi Surat Thani Thailand ke Kobar

Sementara disebut “Kolam alamiah”, karena airnya dialirakan dari beberapa aliran sungai kecil, kemudian membentuk sebuah kolam yang airnya sangat jernih, sejak puluhan tahun sudah ada, sekarang dijadikan tempat rekreasi di Desa Pasir Panjang. (man)

(Visited 13 times, 1 visits today)