Produksi Teh Bajakah Kalteng Mampu Tembus Pasar Nasional

HARDI : BERITA SAMPIT - Salah satu panitia saat menyusun barang dagangan Tea Bajakah milik pelaku UMKM milik Marlina Production

PALANGKA RAYA – Tea Bajakah atau Teh Bajakah salah satu produk unggulan dari Kalteng mampu tembus poasar nasional, diproduksi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk dipasarkan ke seluruh daerah di Indonesia.

Teh itu turut dipamerkan pada kegiatan Pesona Tambun Bungai, di mana kegiatan ini digagas untuk membantu memasarkan produk UMKM sehingga lebih dikenal masyarakat,

Marlina perintis usaha Tea Bajakah saat diwawancara oleh wartawan Berita Sampit di Halaman KONI Kalteng, Kamis 4 Agustus 2022 mengaku menggeluti usaha itu dari tahun 2020 tepatnya di Bulan Oktober.

BACA JUGA:   Pemkot Palangka Raya Kembangkan Kawasan Industri Pengolahan Kayu

Ia menjalankan usaha produksinya itu di Jalan Pasendeng 10 C, Kereng Bengkirai, Palangka Raya, dengan nama UMKM Marlina Production dengan nama produk Tea Bajakah.

“Saya mulai merintis memproduksi Tea Bajakah dari tahun 2020, untuk bahan baku Tea Bajakah sendiri kami bekerja sama dengan petani lokal Bajakah, yang mendapatkan Bajakah dari hutan. Bekerja sama dengan petani lokal diharapkan sinergitas yang sama – sama menguntungkan, tentunya kami juga punya prinsip untuk merawat hutan, yang didalamnya ada tumbuhan Bajakah dan meregenerasikan sampai ke anak cucu kelak,” ucapnya.

BACA JUGA:   Sidang Perkara Pemalsuan Surat Akan Diputuskan Pekan Depan, Adik Mantan Bupati Kapuas Minta Dibebaskan

Ia memproduksi 1.000 Tea Bajakah, yang ditargetkan sebulan habis distribusinya ke seluruh Indonesia. Pihaknya juga mencoba memfamiliarkan ke kafe-kafe yang ada di Kalteng, karena Tea Bajakah adalah produk asli Kalteng itu sendiri. Untuk harga satuan Rp.50.000 dengan isi 20 saset.

“Dalam memproduksi Tea Bajakah ini saya mendapatkan inspirasinya dari alam itu sendiri, sehingga saya mempunyai kewajiban sebagai putri dayak untuk merawat dan meregenerasikan warisan leluhur kita secara bertanggung jawab,” pungkasnya. (Hardi)

(Visited 4 times, 1 visits today)