Cendekiawan Muslim di Kalteng Bangkit, Ini Agenda dalam Waktu Dekat

IST/BERITA SAMPIT : Ketua Wilayah ICMI Kalteng Dr H Kaspinor SE MSi (Foto Dok.Pribadi).

PALANGKA RAYA – Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalimantan Tengah (Kalteng) langsung tancap gas menyusun program kerja 2022-2027 setelah dilantik dan dikukuh 20 Agustus 2022 lalu.

Program kerja ini rencananya dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pengurus Wilayah ICMI Kalteng, 9 September 2022 nanti, di Aula Bappedalitbang Provinsi Kalteng, Palangka Raya.

Ketua Wilayah ICMI Kalteng Dr H Kaspinor SE MSi mengatakan, rapat kerja ini sesuai arahan Ketua Umum ICMI Pusat Prof Dr Arif Satia dan Koordinator Wilayah ICMI Kalimantan Prof Dr Riri Fitri pada pelantikan di Palangka Raya lalu.

BACA JUGA:   Bhayangkari Kalteng Gelar Bazar UMKM

“ICMI Kalteng akan menyusun program kerja untuk dijalankan di kepengurusan baru ini,” kata Kaspinor, alumni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini. Selasa 6 September 2022.

Dijelaskannya, sesuai arahan Ketum ICMI Pusat, program kerja yang disusun nantinya akan banyak berorientasi pada peningkatan kontribusi ICMI Kalteng dalam pembangunan, terutama melalui bidang penelitian bersama instansi-instansi terkait di daerah.

Ditambahkan mantan pejabat Kabupaten dan kota di Kalteng ini, melalui upaya penelitian dan pengembangan pembangunan daerah ini, ICMI akan berupaya berperan sebagai pelopor dan pendorong terciptanya masyarakat madani yang sejahtera, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

BACA JUGA:   Ketua Umum Fordayak Sebut Pihak PT. BMB Tidak Paham dan Asbun, Ini Masalahnya

Dia juga berharap ICMI dapat menjadi wadah dalam mengembangkan diri melalui pemikiran dan konsepsi yang strategis, dengan tetap mengedepankan kultur akademik dan kearifan lokal yang berbasis agama serta dengan bingkai progresivitas kaum muda muslim Indonesia dan Kalimantan Tengah pada khususnya.

“Kami siap bergandengan dan pemerintah daerah, agar bisa lebih cepat dalam penanganan masalah yang ada dengan memberikan solusi-solusi, khususnya dalam menangani pangan, kesehatan, pendidikan dan pengembangan sumber daya yang ada,” pungkasnya.

(Kawit)

(Visited 65 times, 1 visits today)