Menginap di Barak Temannya, Ketika Ditemui Pemuda di Sampit Ditemukan Tewas Tergantung

IST / BERITA SAMPIT - Tanda ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kos Jalan Kenan Sandan, Gang Gunung Kelud, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu 14 September 2022.

SAMPIT – Seorang pria berumur sekitar 21 tahun ditemukan tewas tergantung di kamar kos Jalan Kenan Sandan, Gang Gunung Kelud, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pria yang biasa dipanggil Tanda itu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri menggunakan tali nilon di kamar kos temannya nomor 3 pada Rabu 14 September 2022.

Adapun kejadian itu diketahui saat dua orang rekannya datang ke kos tersebut sekitar pukul 07.39 WIB menemui korban ingin meminjam uang.

“Saya juga terkejut tadi saat mengetahui ada orang bunuh diri katanya, yang tahu tadi temannya sendiri,” ucap penghuni barak lainnya Khairul Anam saat di lokasi kejadian.

Di mana kata saksi sejak malam ketika dirinya baru saja menempati barak nomor 1, pintu kamar barak yang ditempati korban tertutup rapat, baru terbuka saat dua rekannya ke situ ingin menemui korban. Rekannya langsung memberitahu warga sekitar hingga warga berdatangan dan kejadian itu langsung dilaporkan ke Polisi.

BACA JUGA:   Gelar Pasar Penyeimbang di Sampit, Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Sembako Murah

“Kalau yang pertama melihatnya bukan saya, tapi dua temannya itu, tadi malam saat saya memindahkan barang tidak sama sekali ada menjumpai korban,” tukasnya.

Sementara itu Fahrul pemilik barak menyebutkan korban tidak dikenalinya, karena bukan orang yang menyewa barak tersebut, adapun penyewa barak itu pasangan suami istri, akan tetapi saat kejadian tidak ada di tempat.

“Yang sewa ini suami istri orang Sungai Ubar,” ucap Fahrul yang juga ada di lokasi kejadian.

Korban sendiri bunuh diri di ruang depan barak itu, saat itu korban tanpa menggunakan baju dan hanya mengenakan celana jeans, serta gelang dan jam tangan. Belum diketahui secara pasti kapan dirinya gantung diri tersebut.

BACA JUGA:   SMK Negeri 2 Sampit Laksanakan Program Roots Anti Perundungan dan Kekerasan

Sementara itu kasus ini tengah ditangani oleh Polsek Baamang, bahkan Kapolsek AKP Beno Hertanto bersama anggota dan anggota dari Polres Kotim turun ke lokasi kejadian, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Sementara itu lokasi kejadian oleh petugas dipasang garis polisi.

Dalam kasus ini sejumlah barang bukti turut diamankan diantaranya tali nilon warna putih, sendal korban, jeriken yang digunakan sebagai tempat pijakan bunuh diri.(naco)

(Visited 9,603 times, 1 visits today)