Keganasan Buaya Cempaga Dua Warga Sudah Jadi Korban

IST / BERITA SAMPIT - Buaya muncul di Sungai Cempaga, Desa Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Kamis 15 September 2022 malam.

SAMPIT – Keresahan warga dengan kemunculan buaya di Sungai Cempaga bukan tanpa alasan, pasalnya buaya di daerah tersebut dinilai ganas, bahkan sudah ada dua orang warga yang menjadi korbannya.

Sekedar menjadi pengingat bagi masyarakat, kejadian warga diserang Buaya di Cempaga beberapa tahun terakhir ini dari catatan Berita Sampit sudah dua kali, korbannya warga Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Korbannya pertama Basuni, di mana korban diserang buaya saat akan berwudu di lanting rumahnya atau di aliran Sungai Cempaga, tanpa diduga Buaya langsung menerkamnya, beruntung dirinya selamat, meski tangannya harus luka-luka, peristiwa itu terjadi pada Desember 2017 silam.

BACA JUGA:   BPJAMSOSTEK Sampit Ajak Pekerja Sektor Informal Jadi Peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja

Kejadian serupa terulang, warga setempat yakni Yelni juga jadi korban saat akan berwudu, korban selamat namun kakinya harus terluka akibat serangan predator pemangsa tersebut, adapun peristiwa itu terjadi pada Juni 2021 lalu.

Saat itu pihak BKSDA turun langsung ke lokasi, namun buaya tersebut tidak juga bisa ditangkap, hingga kini masih menghantui warga yang tinggal di aliran Sungai Cempaga.

Kini buaya kembali muncul diri di DAS Cempaga, tepatnya di Desa Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, bahkan ukurannya mencapai lima meter, sejak beberapa hari ini baik siang maupun malam menampakkan diri.

“Kami yang biasa mencari ikan mau tidak mau tetap saja, tapi lebih hati-hati, mau bagaimana lagi itu saja harapan kami, anak-anak yang biasa mandi di sungai juga ketakutan sekarang,” kata Daut warga desa setempat, Jumat 16 September 2022.

BACA JUGA:   Enam Desa di Kotim Mengikuti Lomba Pasar Desa Tingkat Kabupaten

Dirinya berharap kemunculan buaya itu jangan sampai membahayakan keselamatan warga, karena di satu sisi mereka tidak bisa berbuat banyak karena hewan tersebut dilindungi, namun demikian mereka berharap pihak BKSDA bisa turun tangan untuk mengatasinya jangan sampai menunggu ada korban jiwa.

Apalgi kata dia buaya yang ada di Sungai Cempaga bukan itu saja, ada beberapa ekor diperkiran, namun yang saat ini ukurannya cukup panjang dan besar.(naco)

 

 

(Visited 246 times, 1 visits today)