Pengerjaan Jembatan antar Desa di Kecamatan Mentaya Hulu Sementara Dihentikan Karena Banjir

ILHAM/BERITA SAMPIT - Kondisi bangunan jembatan sungai pulut Kelurahan Kuala Kuayan, yang pengerjaannya terpaksa dihentikan sementara akibat tergenang banjir. Kamis 15 September 2022.

SAMPIT – Akibat tergenang banjir, pengerjaan Jembatan Sungai Pulut sebagai salah satu akses penghubung dari Ibukota Kecamatan Mentaya Hulu menuju Desa Bawan dan Tanjung Jariangau sementara dihentikan.

Jika banjir tersebut berlangsung lama, tidak menutup kemungkinan proyek pengerjaan yang ditargetkan selesai sampai akhir tahun 2022 ini akan terlambat.

“Kita lihat sendiri pekerjaan jembatan itu untuk sementara dihentikan karena alasan terkena banjir. Saya juga sudah sempat ngobrol dengan kontraktor di sana kalau sudah memungkinkan dan air sudah surut pengerjaan akan dilangsungkan lagi,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Jumat 16 September 2022.

BACA JUGA:   Jualan Sarji Harus Tutup Lebih Awal Karena Diseruduk Truk

Sementara itu, Lurah Desa Kuala Kuayan Dadang Arianto menerangkan  panjang jembatan yang dibangun dikisaran 12 meter lebih dengan menggunakan anggaran APBD tingkat dua.

“Jembatan ini dibangun dianggarkan sekitar Rp4 miliar sekian. Kita berharap banjir cepat surut sehingga pengerjaan jembatan penghubung antar desa ini cepat selesai pengerjaannya tepat waktu,” tandasnya. (ilm)

(Visited 109 times, 1 visits today)