Perajin di Barsel Buat Pembersih Rotan untuk Tingkatkan Produktivitas

Perajin asal Desa Baru, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, membuat pembersih rotan untuk meningkatkan produktivitas. ANTARA/HO-Perajin Ihram

BUNTOK – Seorang perajin asal Desa Baru, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ihram membuat pembersih rotan yang mampu meningkatkan produktivitas dari pemanfaatan komoditas bahan baku industri tersebut.

“Alat ini dalam upaya meningkatkan hasil produksi, menghemat waktu, dan tenaga dalam membersihkan rotan atau meruntih rotan,” kata Ihram di Buntok, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Kamis 22 September 2022.

Dia mengatakan bahwa dengan cara manual, kemampuan membersihkan rotan hanya mencapai 300 kilogram per hari. Sedangkan, dengan menggunakan alat pembersih buatan Ihram, rotan yang dibersihkan dapat mencapai satu ton per hari.

Menurut Ihram, untuk membersihkan satu potong rotan dengan panjang 10 meter memerlukan waktu kurang dari lima menit. Sedangkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digunakan untuk membersihkan satu ton rotan itu sekitar dua liter.

BACA JUGA:   Barito Selatan Dapat Penghargaan Bebas Wabah PMK dari Gubernur Kalteng

Dengan begitu, Ihram mengatakan alat yang dibuatnya mampu menghemat waktu dan tenaga untuk membersihkan rotan. Jumlah rotan yang dibersihkan, kata Ihram, juga menjadi lebih banyak dibandingkan menggunakan cara konvensional.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (DSPMD) Barito Selatan Selviriyatmi mengatakan pembuat alat pembersih rotan ini mewakili daerah setempat dalam lomba tingkat provinsi beberapa waktu lalu.

“Pada lomba tingkat provinsi tersebut, pembuat pembersih rotan itu berhasil meraih juara pertama, sehingga mewakili Kalimantan Tengah untuk mengikuti lomba inovasi teknologi tepat guna tingkat nasional,” jelasnya.

BACA JUGA:   Golkar Barsel Targetkan Raih Tujuh Kursi DPRD

Selviriyatmi mengatakan lomba tingkat nasional itu akan digelar secara daring.

DSPMD Barito Selatan, Selviriyatmi, akan bersinergi dengan membeli bahan-bahan pembersih rotan yang baru untuk Ihram.

“Karena, alat yang digunakan Ihram dalam membuat mesin pembersih rotan menggunakan peralatan bekas semua,” katanya.

Setelah lomba tingkat nasional, Ihram menjelaskan DSPMD Barito Selatan juga akan mengikuti gelar teknologi dan pameran di Bandung, Jawa Barat.

”Kita nantinya juga akan membantu mendaftarkan hak cipta kekayaan intelektual alat pembersih rotan dari Ihram ini,” kata dia.

(ANTARA)

(Visited 4 times, 1 visits today)