Infrastruktur Jalan Menuju Wisata Pantai Satiruk Masih Jadi Keluhan

ARIFIN/BERITA SAMPIT - Musrenbangdes membahas dan menyepakati RKPDes tahun anggaran 2023, salah satu materi yang bahas mengenai infrastruktur jalan induk desa.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) telah menetapkan Desa Satiruk, Kecamatan Pulau Hanaut, cikal bakal wisata pantai. Namun, hingga saat ini masih belum ada perubahan salah satunya, infrastruktur jalan.

“Sejak saya menjabat sebagai kepala.desa mulai 2010, tidak pernah ada dana masuk dari kabupaten untuk peningkatan jalan induk terutama jalan masuk ke area wisata,” ucap Kepala Desa Satiruk Asra pada saat memberikan sambutan di Musrenbangdes tahun anggaran 2023 di balai pertemuan desa satiruk, Selasa 27 September 2022.

BACA JUGA:   Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi atas Tindakan Menduduki Lahan Perusahaan dengan Dalih Menuntut Plasma

Meskipun tanpa ada bantuan dana dari APBD Kotim, lanjut Asra, pihak desa tetap berupaya untuk mengelola jalan induk tersebut menggunakan dana desa.

“Kami memyadari bahwa untuk pengelolaan jalan induk desa tidak bisa maksimal, sebab, keterbatasan dana,” tegas Asra yang sudah dua periode menjabat Kepala Desa Satiruk ini.

Dampaknya, lanjut Asra, pemerintah desa tidak bisa mengelola pantai Satiruk sesuai keinginan pemerintah daerah, dikarenakan jalan induk yang merupakan akses masuk ke area pantai kondisinya masih perlu ditingkatkan.

BACA JUGA:   BPJAMSOSTEK Sampit Ajak Pekerja Sektor Informal Jadi Peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja

“Kami harapkan setidaknya tahun depan ada perhatian dari pemerintah daerah maupun anggota DPRD Kotim, untuk membantu anggaran peningkatan jalan induk yang merupakan akses masuk ke pantai satiruk,” harap Asra.

Musrenbangdes juga dihadiri Kabid Pembangunan dan Keuangan Desa pada DPMD Kotim, Kasi PMD Pulau Hanaut, Babinsa, dan PSM Madya DPMD Kotim. (ifin)

(Visited 26 times, 1 visits today)