Bikin Geger, Warga Bamadu Pulau Hanaut Mengaku Tidak Terima 9 Bulan BLT Dana Desa 2022, Ternyata Tidak Terdaftar?

ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kades dan BPD Bamadu perlihatkan daftar KPM BLT Dana Desa tahun 2022 di kantor Desa Bamadu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

SAMPIT – Seorang warga Desa Bamadu, Kecamatan Pilau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), berinisial S menyebutkan dirinya tidak menerima BLT Dana Desa terhitung mulai Januari-September 2022 atau sembilan bulan.

Kepala Desa Bamadu Mulyadi mengatakan, warganya itu sebenarnya sejak diluncurkan BLT Dana Desa tidak pernah terdaftar karena telah terdaftar di bantuan sosial lainnya.

“Sejak adanya BLT Dana Desa memang tidak terdaftar, dia itu sudah terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), karena terdaftar di bantuan sosial lainnya tidak dibolehkan menerima BLT Dana Desa,” ucap Mulyadi kepada wartawan media siber Berita Sampit saat ditemui di kantor Desa Bamadu, Rabu 28 September 2022.

BACA JUGA:   Lagi Pemkab Kotim Bebaskan Lahan, Totalnya Rp32 Miliar

Gegernya warga tersebut, lanjutnya, dikarenakan yang bersangkutan informasinya sudah Dihentikan sebagai penerima BPNT sedangkan PKH masih menerima per bulan.

“Kalau kami pelajari, warga itu maunya dapat bantuan sosial ganda misalnya, BLT Dana Desa, PKH maupun BPNT, aturannya sangat jelas bahwa tidak boleh menerima bantuan sosial apabila ganda,” tegas Mulyadi.

Di sisi lainnya, lanjut Mulyadi, yang bersangkut sebelumnya pernah mengusulkan namanya minta didaftarkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa, namun ditolak.

“Terpaksa kami tolak karena yang bersangkutan sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lainnya,” imbuhnya waktu itu didampingi Ketua BPD Bamadu.

BACA JUGA:   Lima Saksi Diperiksa terkait Mayat di Kebun Sawit

Sementara itu, Ketua BPD Bamadu Muabidah menjelaskan, ketika pihaknya mengadakan musyawarah desa khusus (Musdesus) yang bersangkutan tidak terdaftar sebagai KPM.

“Ketika kami mengadakan Musdesus untuk menentukan KPM, hasilnya ada 82 penerima manfaat yang terdaftar, sedangkan yang mengaku tidak menerima selama sembilan bulan itu, namanya memang tidak terdaftar sebagai KPM,” ucapnya ketika berada di kantor Desa Bamadu. (ifin).

(Visited 276 times, 1 visits today)