Pemprov Kalteng Beri Jawaban Pemandangan Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD

IST/BERITA SAMPIT - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Nuryakin

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) memberi jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Kalteng terhadap nota keuangan rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022.

Jawaban tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng Nuryakin yang mewakili Gubernur di hadapan Sidang Paripurna Masa Persidangan III di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kalteng, Kamis 29 September 2022.

“Perkenankan saya menyampaikan tanggapan, penjelasan, dan jawaban terhadap pemandangan fraksi-fraksi pendukung DPRD Provinsi Kalteng terhadap Raperda tentang perubahan APBD,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi Kalteng memberi jawaban pemandangan umum dari Fraksi PDIP-P, yaitu dalam hal mendanai program bantuan kemiskinan dan banjir yang melanda beberapa Kabupaten. Menurut Nuryakin, telah menganggarkan bantuan kepada masyarakat melalui pemberian subsidi yang sekaligus sebagai salah satu upaya penanganan dampak inflasi.

BACA JUGA:   Upah Minimum Provinsi 2023 Naik 8 Persen

“Sedangkan untuk penanganan dampak banjir telah disiapkan anggaran Belanja Tak Terduga yang diperuntukan bagi penanganan bencana,” jelasnya.

Selanjutnya, menanggapi pemandangan umum dari Fraksi Golongan Karya dan Fraksi Gabungan (PAN, PKS, PPP, Perindo, dan Hanura) terkait upaya Pemprov dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov melakukan terobosan inovasi dan kerja kreatif untuk menangkap setiap peluang yang ada.

BACA JUGA:   Pameran Inovasi Pendidikan Kalteng, Gubernur: Wadah Peserta Didik Tampilkan Karya dan Prestasi

“Seperti pemberlakuan transaksi pembayaran elektronik atas pajak dan retribusi serta memberikan kemudahan dan mendekatkan akses pembayaran dari mana pun,” lugasnya.

Selanjutnya, terkait kegiatan yang dibiayai APBD, Provinsi diharapkan mampu mendorong dan memicu pemulihan ekonomi, peningkatan daya beli, dan perluasan lapangan kerja.

“Terobosan jangka pendek dan menengah Pemprov Kalteng, yakni melalui penguatan ekonomi sektor riil dengan memberdayakan pelaku-pelaku UMKM,” tandasnya. (Hardi)

(Visited 31 times, 1 visits today)