Harga sawit Riau Rp2.848,20 Per Kilogram

Sawit Riau. Antara.

PEKANBARU – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Ir Zulfadli menyebutkan harga sawit Riau periode 16-22 November 2022 untuk umur 10-20 tahun mencapai Rp2.848,20 per kg atau naik Rp28,52 per kg (1,01 persen) dibandingkan harga seminggu sebelumnya Rp2.819,68 per kg.

“Kenaikan harga sawit Riau itu dipicu oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data,” kata Zulfadli di Pekanbaru, Rabu 16 November 2022.

Ia menyebutkan untuk harga jual CPO dari PTPN V Sei Buatan Rp12.651,59 per kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp172,17/kg dari harga minggu lalu.

Dari PTPN V Sei Tapung menjual CPO dengan harga Rp12.651,50/kg dan mengalami penurunan harga Rp172,17/kg dari harga minggu lalu.

BACA JUGA:   Harga CPO di Jambi Naik Rp129, Jadi Rp11.633 Per Kilogram

PT Buana Wiralestari Mas menjual CPO dengan harga Rp12.625/kg dan mengalami kenaikan harga sebesar Rp392/kg dari harga minggu lalu.

PT Ramajaya Pramukti menjual CPO dengan harga Rp12.625/kg dan mengalami kenaikan harga sebesar Rp392/kg dari harga minggu lalu.

Berikutnya PT. Meganusa Intisawit menjual CPO dengan harga Rp12.316/kg dan mengalami kenaikkan harga sebesar Rp388,48/kg dari harga minggu lalu. PT. Eka Dura Indonesia menjual CPO dengan harga Rp12.661/kg dan mengalami penurunan harga Rp139/kg dari harga minggu lalu.

“PT. Sari Lembah Subur menjual CPO dengan harga Rp12.773/kg dan mengalami kenaikan harga sebesar Rp243/kg dari harga minggu lalu. Untuk PT. Inti Indosawit Subur PMKS Ukui Dua (PUD) justru menjual CPO dengan harga Rp12.385/kg namun mengalami penurunan harga Rp140/kg dari harga minggu lalu,” katanya.

BACA JUGA:   Tingkatkan Literasi Keuangan Digital, OJK Luncurkan Games Smart Digital Indonesia

Kenaikan harga sawit Minggu ini, katanya, disebabkan oleh semakin membaiknya tata kelola penetapan harga sehingga harga TBS menjadi lebih baik dan ini yang terus diupayakan oleh pemerintah provinsi Riau oleh Gubernur Riau bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau agar pekebun mendapat harga yang berkeadilan sesuai dengan regulasi,” katanya.

(ANTARA)