Dinas Kesehatan Sukamara Upayakan Minimalisir Penyakit Pasca Banjir

ENN/BERITA SAMPIT - Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas kesehatan di Kabupaten Sukamara kepada warga terdampak banjir.

SUKAMARA – Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi sejak dini untuk mencegah munculnya penyakit pasca banjir.

Ari Junita mengatakan banjir saat ini telah surut dibeberapa titik hal itu perlu diwaspadai dengan munculnya berbagai penyakit pasca banjir seperti demam berdarah, diare dan penyakit kulit.

“Kami sudah diantisipasi sejak dini dengan melalukan Surveilans dan penyelidikan epidemiologi untuk mencegah timbulnya penyakit,” kata Ari Junita saat menghadiri acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Selasa 22 November 2022.

Ari Junita mencontohkan Surveilans dan penyelidikan epidemiologi untuk mencegah timbulnya penyakit yang telah dilakukan pihaknya seperti untuk diare sudah dilakukan pencegahan sejak dari awal terjadinya banjir hingga saat pasca banjir saat ini sehingga meminimalisir korban banjir yang terserang diare.

BACA JUGA:   Tim Penanganan Bencana Sukamara Lanjutkan Pemulihan Pasca Banjir 

“Sementara untuk mencegah munculnya penyakit Demam Berdarah pasca banjir saat ini juga sudah bergerak dengan membagikan bubuk Abate bagi warga diwilayah yang terdampak banjir untuk mencegah munculnya jentik nyamuk,” terang Ari Junita.

“Termasuk juga upaya pencegahan dengan membersihkan tempat tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk dan membersihkan genangan air yang masih ada,” lanjutnya.

BACA JUGA:   Pemkab Sukamara Mulai Menggunakan Kendaraan Listrik untuk Pengadaan Kendaraan Dinas

Dengan penanganan yang dilakukan sejak awal hingga pasca banjir ini diharapkan penyakit yang biasanya muncul saat banjir dan pasca banjir tidak akan muncul sehingga masyarakat bisa tetap aman dan sehat.

“Sampai saat ini tidak ada penyakit seperti diare dan DB yang muncul dan menyerang warga pasca banjir, kita harapkan jangan sampai ada karena sudah kita antisipasi dan kita cegah sejak awal,” tukas Ari Junita. (enn).

(Visited 19 times, 1 visits today)