Sekda Kalteng Buka Rakor Regional PBB dan PPh

IST/BERITA SAMPIT - Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Nuryakin saat memberikan sambutan.

PALANGKA RAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin membuka secara langsung rapat koordinasi (rakor) regional intensifikasi dan ekstensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Penghasilan (PPh) se-Kalteng, di Hotel Bahalap Palangka Raya, Rabu 23 November 2022.

Ia mengatakan, PBB dan PPh merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang hasilnya dibagi dan disalurkan kembali kepada daerah sebagai daerah penghasil.

Sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan, bahwa penerimaan Negara dari PBB dibagi dengan imbangan 10 persen Pemerintah dan 90 persen untuk daerah, dan sesuai ketentuan Pasal 6 bahwa bagian Pemerintah sebesar 10 persen tersebut dialokasikan kepada seluruh kabupaten/kota.

BACA JUGA:   Pembangunan Bidang Perpustakaan Sekolah Berperan Strategis Cerdaskan Bangsa

“Dengan kata lain, semua penerimaan negara dari PBB dikembalikan 100 persen kepada daerah,” jelasnya.

Selanjutnya, sesuai ketentuan Pasal 8 bahwa penerimaan negara dari PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri (WPOPDN) dan PPh Pasal 21 dibagikan kepada daerah sebesar 20 persen. Dari 20 persen tersebut, delapan persen untuk provinsi dan 12 persen untuk kabupaten/kota.

BACA JUGA:   Demokrat Kalteng Buka Penjaringan Caleg Pemilu 2024

Kata Nuryakin, rakor regional yang dilaksanakan ini sangat penting dan strategis bagi upaya pengamanan target penerimaan dan pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah.

”Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan atau pemikiran-pemikiran yang dapat diimplementasikan bersama dalam upaya meningkatkan penerimaan dari pajak pusat dan pajak daerah,” pungkasnya. (Hardi).

(Visited 14 times, 1 visits today)