Anwar Ibrahim jadi Perdana Menteri Malaysia ke-10

Ketua koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim memberikan keterangan pers usai menghadap Raja Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Selasa (22/11/2022). Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah menerima ketua-ketua gabungan partai Pakatan Harapan dan Perikatan Nasional yang menyerahkan nama calon Perdana Menteri Malaysia ke-10 di Istana Negara pada 22 November 2022. ANTARA FOTO/Virna Puspa Setyorini/aww. (Virna Puspa Setyorini/Virna Puspa Setyorini)

KUALA LUMPUR – Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al Sultan Abdullah telah menyetujui untuk mengangkat Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10.

Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis 24 November 2022, mengatakan setelah menyempurnakan pandangan melalui pertemuan dengan raja-raja Melayu, Yang di-Pertuan Agong menyetujui untuk mengangkat Anwar Ibrahim selaku anggota Parlemen Tambun sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10.

BACA JUGA:   Khawatir Resesi dan Pembatasan COVID China Hingga Minyak Turun di Asia

“Hal itu sesuai dengan kewenangan Yang di-Pertuan Agong yang diatur dalam Pasal 40 (2) (a) dan Pasal (43) (a) Konsitusi Federal,”  kata Ahmad Fadil.

Yang di-Pertuan Agung Sultan Abdullah pada pukul 11.00 waktu setempat menghadiri dan memimpin musyawarah khusus dengan raja-raja Melayu di Istana Negara, dan menanyakan proses pengangkatan Perdana Menteri baru setelah Pemilihan Umum ke-15, 19 November 2022 lalu.

BACA JUGA:   WNI Berharap Pemilu Malaysia ke-15 Bawa Stabilitas Politik

Proses selanjutnya adalah Upacara Pemberian Akta Pengangkatan dan Upacara Pengucapan Sumpah Jabatan dan Kesetiaan serta Sumpah Rahasia sebagai Perdana Menteri yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 hari ini di Istana Negara.

(ANTARA)

(Visited 12 times, 1 visits today)