Kehadiran LSM yang Tidak Jelas jika Dibiarkan akan Ganggu Investasi Daerah

IST / BERITA SAMPIT - Ketua Fordayak Kotim Saleh Suaedi dan Koordinator Forbes LSM di Kotim Audy Valent (kiri-kanan)

SAMPIT – Koordinator Forum Bersama (Forbes) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Audy Valent angkat bicara terkait banyaknya keluhan masyarakat atas hadirkan LSM yang tidak jelas di daerah ini.

Sebagai lembaga yang selama ini tertib dengan aturan, Audy menyanyangkan hal ini, karena LSM itu sendiri wajib memberitahukan keberadaanya dimanapun mereka hadir, sebagai bentuk beretika lembaga tersebut terhadap pemerintah daerah dan institusi daerah.

Apalagi belakangan ini keberadaan LSM dimaksud hanya untuk mengobok-ngobok investasi yang selama ini dijaga oleh pemerintah agar berlangsung kondusif.

“Sudah masuk nyelonong tanpa ada pemberitahuan khususnya ke Kesbangpol setempat, ini sangat kita sayangkan, dan secara tegas kami menolak dan akan merusak citra LSM yang ada di daerah ini,” kata Audy

BACA JUGA:   Lagi, Taman Kota Sampit Jadi Tempat Mesum Sejoli Pada Siang Bolong

Dari itu aktivis di Kabupaten Kotim ini meminta aparat terkait untuk tidak melayani LSM tersebut, karena hanya akan membuat kegaduhan saja di daerah ini.

“Jika memang tindakan mereka itu melanggar hukum, kami mendukung agar ditindak secara tegas,” tukas Audy, Senin 28 November 2022

Menurutnya investasi yang positif dan selalu bersinergi dengan masyarakat harus dijaga kondusifitasnya, sehingga keberadaan aktivis di daerah ini tidak jadi momok bagi masyarakat dan menggangu ketenangan pengusaha dalam berinvestasi.

Dari itu Audy mendukung agar keberadaan LSM yang tidak jelas atau tidak terdaftar selama ini ditertibkan, jangan ada ruang bagi mereka.

BACA JUGA:   Pengedar Uang Palsu di Nanga Bulik Divonis 8 Bulan Penjara

Terpisah Ketua Forum Pemuda Dayak (Fordayak) Kabupaten Kotim Saleh Suaedi menyebut juga mendapatkan informasi tentang adanya oknum yang mengaku sebagai LSM melakukan kegiatan di pedalaman dengan mengganggu kegiatan investasi.

Dirinya menyesalkan oknum LSM yang tidak bertanggung jawab semacam ini dibiarkan, dari itu mereka mendukung agar segera ditertibkan karena akan merusak nama LSM lainnya.

“Jangan sampai kegiatannya hanya memanas-manasi masyarakat dan mengobok-obok Kotim saja, kami menentang itu, sebaiknya angkat kaki saja dari daerah ini, karena akan merusak nama baik lembaga saja nantinya,” tandasnya.(naco)