Karnaval Festival Babukung 2022 Berlangsung Meriah

ANDRE/BERITA SAMPIT : Bupati Lamandau, Hendra Lesmana dan Frokompinda saat membuka Festival Babukung 2022 di Pasar Induk Nanga Bulik.

NANGA BULIK – Pembukaan Festival Babukung 2022 yang dimulai dengan Karnaval Topeng Babukung berlangsung meriah, dengan diikuti sebanyak 21 Kontingen.

Karnaval topeng yang dimulai pada jam 14:00 WIB melibatkan 8 kecamatan se-Kabupaten Lamandau, kerukunan suku di Lamandau, dan organisasi.

Sebelum karnaval topeng dilepas oleh Bupati Lamandau, Hendra Lesmana terlebih dahulu dilaksanakan acara adat Nota Garung Pantan, dan ritual adat Maumpan Bukung.

Maumpan Bukung merupakan ritual adat pembuka yang dilaksanakan sebelum penari Bukung pertama muncul.

BACA JUGA:   Bupati Lamandau: Keimanan dan Ketaqwaan Sebagai Bentuk Harmonisasi Menuju Bahaum Bakuba

Secara sinopsis maumpan adalah memberi makan yang mengandung makna spiritual menurut kepercayaan Kaharingan untuk menghormati roh yang ada dalam setiap penari topeng.

Dalam karnaval topeng selain menampilkan topeng (Luha) dari bermacam – macam karakter hewan, juga ada penampilan topeng Bali yang dibawakan oleh kerukunan masyarakat Bali di Lamandau, dan kesenian Reog dari kerukunan masyarakat Jawa.

“Tentunya dari festival babukung ini pentas musik etnik, tentu akan di tampilkan, untuk mengetahui kesenian Dewan Kesenian Lamandau,” terangnya, Senin 28 November 2022.

BACA JUGA:   Kasus Penggelapan SHU Koperasi Sungai Buluh Diserahkan ke Kejaksaan

Ia melanjutkan, Keesokan harinya dalam rangkaian Festival Babukung 2022, masyarakat Lamandau akan disuguhi dengan pagelaran tari dengan menampilkan tari Babukung.

“Tentunya dengan festival babukung ini kita berharap, melalui festival babukung urban market yang digelar selama 11 hari ini bisa mendorong tumbuh kembang pelaku UMKM di Kabupaten Lamandau agar lebih produktif dan berdaya saing,” harapnya. (Andre)