Wali Kota Palangka Raya Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin (bersepatu kuning) saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Palangka Raya. (ANTARA/HO-Prokom Palangka Raya)

PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Fairid Naparin bersama sejumlah jajaran pejabat setempat menyalurkan bantuan secara langsung untuk warga terdampak banjir di daerah pinggiran di wilayah itu.

“Semoga bantuan bahan pokok ini dapat meringankan beban warga terdampak banjir,” kata dia di sela penyaluran bantuan di Palangka Raya, Selasa 29 November 2022.

Di antara lokasi yang dikunjungi kepala daerah termuda di Provinsi Kalteng itu, seperti di Kelurahan Kameloh Baru, Kelurahan Bereng Bengkel, serta Kelurahan Kalampangan.

“Kunjungan ini juga untuk melihat keadaan warga serta memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok warga terdampak banjir tercukupi. Warga juga untuk selalu waspada dalam beraktivitas di tengah kondisi banjir saat ini,” kata dia.

BACA JUGA:   Komitmen Kota Palangka Raya Wujudkan Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Pada kunjungan itu, Fairid didampingi Kepala BPBD Kota Palangka Raya, pihak Dinas Sosial, camat dan lurah serta para relawan, termasuk unsur TNI dan Polri.

Lokasi yang dikunjungi tersebut berada jauh dari pusat kota. Sebagian harus ditempuh dengan perjalanan darat sekitar 30-45 menit. Bahkan sebagian lokasi harus ditempuh melalui jalur air menggunakan kelotok atau perahu kecil.

Pada kunjungan itu, Fairid juga bercengkerama dengan warga setempat, baik para lansia maupun anak-anak.

Warga mengaku gembira karena mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di lingkup Pemerintah “Kota Cantik” –sebutan untuk Kota Palangka Raya– beserta sejumlah pejabatnya.

“Dikunjungi Pak Wali saat musibah ini seolah menjadi berkah dan penyemangat untuk kami. Kami pun merasa mendapat perhatian di tengah kesulitan yang ada,” kata Zubaedah, salah seorang warga Bereng Bengkel.

BACA JUGA:   BPS Catat Penurunan Angka Kematian Bayi di Kalteng Capai 90 Persen

Hingga Senin (28/22), BPBD Kota Palangka Raya mencatat banjir luapan Sungai Kahayan dan Sungai Rungan yang melintasi kota setempat mengakibatkan 8.033 kepala keluarga yang terdiri atas 29.695 warga dan 6.911 rumah warga terdampak.

Pemerintah Kota Palangka Raya telah menerapkan daerah setempat masuk kategori status tanggap banjir sehingga berbagai upaya penanganan bagi warga terdampak banjir dilakukan secara intensif.

Berdasarkan informasi BMKG, hingga awal tahun depan hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Kalteng, termasuk Kabupaten Gunung Mas dan Kota Palangka Raya.

Kabupaten Gunung Mas merupakan daerah yang menjadi hulu sungai yang alirannya melintasi wilayah Kota Palangka Raya.

(ANTARA)