Dewan Kalteng Ingatkan Sektor Pendidikan Harus Merata

Hardi/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah mengingatkan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dalam memperhatikan sektor pendidikan khususnya di provinsi setempat harus dilakukan secara merata.

Ia mengatakan, pendidikan merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing, maka dari itu tidak hanya sekolah negeri saja yang perlu diperhatikan namun swasta juga, begitu juga dengan perhatian terhadap sarana dan prasrananya.

“Hal ini penting untuk kita ingatkan, karena perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan di Kalteng ini masih belum merata, kita ketahui sendiri melalui reses baik itu peningkatan fasilitas, pemerataan guru dan lain-lain,” ucapnya melalui keterangan yang diterima pada Rabu 30 November 2022.

BACA JUGA:   Legislator Kalteng Dorong Pemda Maksimal Kelola Tahura di Kalteng

Ia menyebutkan, sektor pendidikan disuatu daerah akan lebih cepat maju dan berkembang apabila perhatian yang diberikan dilakukan secara merata, sebab dengan begitu fasilitas pendidikan yang ada akan memadai serta proses pembelajaran pun bisa berjalan dengan lancar.

“Peningkatan kapasitas SDM kita melalui sektor pendidikan di Kalteng ini masih tergolong kurang maksimal karena berbagai kendala, contohnya sarana yang tidak memadai maupun kurangnya guru terutama di wilayah pedalaman. Ini yang perlu diperhatikan oleh pemda melalui instansi terkait,” jelasnya.

BACA JUGA:   Tujuh Fraksi DPRD Kalteng Setujui Dua Raperda Jadi Perda

Ia berharap kedepan, hal itu bisa menjadi fokus perhatian pemda di Kalteng ini agar sektor pendidikan disetiap daerah provinsi ini bisa lebih maju dan berkembang serta banyak menciptakan SDM yang memiliki kualitas mumpuni mulai dari wilayah pedesaan hingga perkotaan.

“Apabila kita memiliki banyak SDM berkualitas secara merata, maka provinsi ini pun akan cepat maju dan berkembang kedepan baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Maka dari itu sektor pendidikan yang menjadi ujung tombak peningkatan SDM ini perlu fokus diperhatikan,” tandasnya. (Hardi)