Bocah 13 Tahun Ditemukan Tewas Setelah 1 Hari Tengelam di Sungai Kahayan Kecamatan Kurun

IST/BERITA SAMPIT - Tim SAR gabungan bersama masyarakat saat mengevakuasi korba tengelam.

KUALA KURUN – Pencarian seorang bocah yang tenggelam di daerah aliran sungai Kahayan Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah berbuah hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban pada, Kamis 1 Desember 2022.

Korban yang berinisial K (13) warga asal Kelurahan Kurun, Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah ditemukan sejauh 10 meter dari dari lokasi korban tenggelam. Tepatnya jembatan, lanting milik saudara Ubek pinggir DAS sungai Kahayan.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gunung Mas, Aiptu Maraden menjelaskan bahwa, pada hari kamis tanggal 1 Desember 2022 pukul, 09.30- 10.00 WIB, bertempat di jalan Sangkurun tepatnya Lanting, Jamban milik UBEK pinggir DAS Kahayan.

Dilaksanakan back up pencarian diduga orang tenggelam pada saat mandi di Sungai Kahayan Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas yang terjadi pada hari Rabu, 30 November 2022.

BACA JUGA:   Dukung Ketahanan Pangan, Satresnarkoba Polres Gunung Mas Panen Perdana Cabai Rawit

Mulai pukul 08.00 wib, telah dilakukan pencarian hari ke dua terhadap korban diduga tenggelam di DAS Sungai Kahayan oleh Personil Piket SPKT beserta piket Fungsi Polres Gunung Mas, Tim BPBD Kabupaten Gunung Mas dengan dibantu oleh Masyarakat sekitar dengan menggunakan tiga unit alkon, perahu kecil beserta alat bantu menyelam berupa dua unit kompresor dan satu unit perahu karet milik Pemda Gumas.

“Sekira Pukul 10.00 WIB, tim terpadu menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa yang berjarak kurang lebih 10 meter dari TKP awal jamban/lanting milik saudari Ubek, posisi korban dalam keadaan tersangkut pada dahan pohon di dalam air,” terang Aiptu Maraden.

BACA JUGA:   Kapolres Gumas Pimpin Upacara Pemakaman Personel Satreskrim 

Dikatakannya, setelah ditemukan korban, pihak personil yang ada di lokasi tersebut langsung membawa korban ke Kamar Jenazah RSUD Kuala Kurun dengan menggunakan mobil Dinas milik Polres Gunung Mas bersama personel Piket Fungsi Polres Gunung Mas.

“Setelah dilakukan pemeriksaan luar, fisik korban oleh pihak RSUD Kuala Kurun, forensik Polres Gunung Mas bersama ayah korban didampingi keluarga tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan,” ujarnya.

“Kemudian ayah kandung korban atas nama Rinto bersama pihak bersama keluarganya menyampaikan kepada Polres Gunung Mas, menerima kejadian itu murni musibah tenggelam dengan membuat surat pernyataan tidak menutut pihak manapun Atas Kejadian tersebut yang dibubuhi meterai 10.000,” tutupnya. (Ale).