Disdikpora Gunung Mas Gelar Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Guru IPA Terpadu

M.Slh/BERITA SAMPIT - Saat berlangsungnya kegiatan kegiatan peningkatan pembelajaran guru melalui MGMP IPA terpadu.

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) setempat melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi pembelajaran guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terpadu tingkat Kabupaten Gumas tahun 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari yakni 1-3 Desember 2022, dengan diikuti oleh 50 orang guru SMP mata pelajaran IPA terpadu dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

Ketua pelaksana, Yusali Agustin, Kamis 1 Desember 2022, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menindaklanjuti surat keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas nomor 050/6131/Disdikpora/IX/2022 tentang pejabat pelaksanaan teknis kegiatan (PPTK) tahun anggaran 2022 pada Disdikpora Gumas.

BACA JUGA:   Kapolres Gunung Mas Dengarkan Aspirasi Masyarakat dalam Program Jumat Curhat

Dimana hal tersebut sesuai dengan surat keputusan Plt. Kadisdikpora Gumas nomor 424/734/Disdikpora/x/2022 tentang pembentukan panitia pelaksana “kegiatan peningkatan kompetensi pembelajaran guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat Kabupaten Gunung Mas tahun 2022” sebagai bagian dari kegiatan pengembangan  karir pendidik dan tenaga kependidikan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam proses kegiatan belajar mengajar, yang meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil pembelajaran,” terang Yusali Agustin.

Perempuan yang menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda sub Koordinator Ketenagaan SD inipun menyebutkan, kegiatan ini juga sebagai upaya dalam membantu guru untuk saling berbagi informasi dan pengalaman yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

BACA JUGA:   Koramil 1016-06/Kurun Amankan Nataru di Taman Kota Kuala Kurun

Serta dapat juga untuk mengatasi masalah, mecari solusi alternatif yang dialami guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari sesuai dengan mata pelajaran yang bersangkutan.

“Maka dapat  meningkatkan kompetensi guru dalam penyelenggaraan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan,” tuturnya.

Adapun  narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut  berasal dari luar daerah dan dalam daerah yaitu, berasal dari BPMP Kalimantan Tengah sebanyak dua orang dan dalam daerah berjumlah satu orang. (ale)