Bupati Gunung Mas: Tingkatkan Kualitas Pembangunan SDM Diperlukan Kesamaan Persepsi

M.Slh/BERITA SAMPIT - Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong.

KUALA KURUN – Dalam meningkatkan kualitas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah diperlukan persamaan persepsi untuk menghadapi tantangan globalisasi Kedepannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong pada saat memberikan sambutan pada kegiatan forum diskusi deteksi dini, cegah dini dan penanganan konflik sosial daerah Kabupaten Gunung Mas menuju Gunung Mas berjuang bersama tahun 2022 yang di laksanakan di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Selasa 6 Desember 2022.

Dikatakannya, perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan sosial di dalam masyarakat Kabupaten Gunung Mas.

“Tentunya harapan kita bersama adalah masyarakat Kabupaten Gunung Mas memiliki perubahan sosial yang berdampak positif seperti kemudahan memperoleh dan menyampaikan informasi,” terang Jaya Samaya Monong.

BACA JUGA:   Peringati Hari AIDS Sedunia, Komisi Penanggulangan AIDS Gunung Mas Gelar Talkshow

Lebih lanjut dikatakannya, Harus di pahami bersama bahwa, yang harus dihindari adalah perubahan sosial yang berdampak negatif dengan munculnya kelompok sosial yang mengatasnamakan suku dan agama.

Dimana, penggunaan media sosial digunakan sebagai sarana provokasi atau propaganda negatif, penyebaran berita bohong (hoax) serta masalah keamanan cyber lainnya.

“Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian kita bersama sehingga terdapat kesamaan persepsi dalam meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Gunung Mas atau smart Human Resource untuk  menghadapi tantangan globalisasi,” tuturnya.

Disebutkannya, sebagaimana yang diamanatkan dalam PP nomor 2 tahun 2015 tentang penanganan konflik sosial bahwa pencegahan konflik dapat dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan.

BACA JUGA:   Bupati Gumas Bersama Forkopimda Safari Natal di Kecamatan Kahut

Diaman berupa penguatan kerukunan umat beragama, peningkatan forum kerukunan masyarakat, peningkatan kesadaran hukum, pembinaan kewilayahan, penguatan kelembagaan dalam rangka sistem peringatan dini, pengentasan kemiskinan dan penguatan akses kearifan lokal.

“Untuk itu, saya sangat menyambut baik serta memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan forum diskusi hari ini sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Gunung Mas,”ungkap Jaya Samaya Monong.

“Mari kita satukan pemahaman dan persepsi kita agar kedepannya secara bersama-sama kita dapat memelihara dan meningkatkan keharmonisan antar masyarakat dalam kerangka negara kesatuan republik indonesia dengan tetap berpegang teguh pada falsafah “Huma Betang” Dan “Belum Bahadat,” tutup Jaya Samaya Monong. (Ale)