Pertamina: Stok BBM dan LPG Aman Selama Natal dan Tahun Baru 2023

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution (tengah) dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (7/12/2022). ANTARA/Adimas Raditya.

JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution menyampaikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji dipastikan aman menjelang masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan,” kata Alfian dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu 7 Desember 2022.

Alfian menjelaskan Pertamina akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang melibatkan tim holding dan subholding Pertamina beserta seluruh pemangku kepentingan terkait seperti Kementerian ESDM, Kemenhub, BPH Migas, Polri, Jasa Marga, TNI, dan PT Telkom Indonesia mulai 15 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

BACA JUGA:   Harga CPO di Jambi Naik Rp129, Jadi Rp11.633 Per Kilogram

Ia mengatakan saat ini Pertamina telah menyiagakan sebanyak 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 7400 SPBU, 667 SPBE, 4972 Agen LPG, dan 68 DPPU guna memastikan distribusi dan ketersediaan BBM serta LPG tetap aman selama masa Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, Pertamina juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama berupa SPBU Siaga, Agen & Outlet Siaga, Kiosk Pertamina Siaga, motorist, mobil tangki standby, dan fasilitas kesehatan.

“Ini seperti Lebaran yang lalu. Kita juga siap pengiriman untuk di daerah macet, dan fasilitas kesehatan di jalur mudik,” ujarnya.

Lebih lanjut Alfian menyampaikan Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Enterprise Data & Center Command Center (IEDCC) sebagai pusat informasi penyaluran energi mulai dari upstream kilang, perkapalan, terminal BBM hingga SPBU selama 24 jam.

BACA JUGA:   Harga CPO di Jambi Turun, Jadi Rp11.244 Per Kilogram

“Selama Command Center ini CCTV SPBU dan stok kritis dapat termonitor sehingga dapat menjadi prioritas utama pengiriman BBM,” katanya.

Adapun sejumlah lokasi yang menjadi perhatian khusus Pertamina dalam pendistribusian BBM dan LPG saat ini antara lain daerah rawan bencana; lokasi perayaan Natal seperti Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Poso, Nusa Tenggara timur, Toraja, Jawa Tengah, hingga Jayapura; lokasi wisata; jalur lintas utama; dan lokasi perayaan tahun baru di sejumlah wilayah tanah air.

(ANTARA)