Paslon Pilwalkot Palangka Raya Jangan Umbar Janji Tak Konkret

409
Foto: Empat pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya periode 2018-2023.

PALANGKA RAYA – Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan bahwa ada baiknya setiap calon Kepala Daerah khususnya yang akan berkompetisi pada pemilihan Walikota Palangka Raya 27 Juni 2018 nanti agar berhati-hati dengan janji yang disampaikan kepada masyarakat.

Dia menilai bahwa permasalahan yang ada di Kota Palangka Raya sebagian besar bersifat dinamis, artinya permasalahan yang terjadi pada tahun kemaren tidak akan sama dengan yang tahun sekarang.

Apalagi masyarakat sekarang sudah mulai cerdas sehingga ketika mereka dijanjikan sesuatu tentunya mereka akan pertanyakan jika yang bersangkutan terpilih dan menagihnya jika belum terealisasi.

“Hal tersebut sudah kami alami selama kurang lebih 2 periode menjabat di Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga kami tahu mana yang permasalahan yang menjadi PR besar kedepannya,” ucap Riban.

Baca Juga:   Pelaku TPPO Punya Modus Baru, Masyarakat Diminta Waspada

Sebagai contoh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kota Palangka Raya pada tahun 2017 yakni 76,69 persen. Memang untuk secara nasional IPM diatas 70 dikategorikan tergolong tinggi namun hal tersebut belum bisa menjadi standar kesejahteraan masyarakat di Palangka Raya.

Riban menambahkan bahwa definisi kesejahteraan itu luas, tidak hanya dari sisi ekonomi saja namun dari sisi pendidikan dan kesehatan misalnya. Dia menganalogikan misalnya pendapatan masyarakat berkisar antara Rp500.000 – Rp10.000.000 bagi orang kaya mungkin pendapatan Rp10.000.000 sudah cukup, beda lagi dengan masyarakat miskin bahwa pendapatan Rp500.000 itu juga cukup.

Baca Juga:   Wow! Danrem 102/Panju Panjung Unjuk Kebolehan Menjadi Drummer Band

Sementara itu menurut Aziz, salah seorang warga Palangka Raya mengatakan bahwa agar setiap calon Kepala Daerah khususnya yang akan berkompetisi di Pilwalkot 2018 nanti agar realistis dalam menyampaikan janji.

“Saya minta agar Paslon Pilwalkot Palangka Raya kalau berkampanye hendaknya janji-janji yang disampaikan harus realistis,” ucapnya saat diwawancarai beritasampit.co.id pada Jumat (25/5/2018).

Lanjut Aziz bahwa berjanji boleh-boleh saja namun harus realistis dan bisa dilaksanakan ketika terpilih dan menjadi pemimpin di Kota Palangka Raya ini nantinya.

(apr/beritasampit.co.id)

EDITOR : MAULANA KAWIT