Ini Tanggapan Petani Tentang TMMD di Kecamatan Pulau Hanaut

IST/BERITA SAMPIT - Personel TNI memasang pagar jembatan Handil Gayam. Dalam waktu dekat pekerjaan diharapkan selesai.

SAMPIT – Pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rizal, petani Desa Bapinang Hilir sangat gembira desanya menjadi salah satu lokasi TMMD. Banyak manfaat yang didapat masyarakat dari hasil kegiatan yang dilaksanakan personel Kodim 1015/Spt tersebut.

“Khususnya dalam hal perbaikan jembatan. Dengan diperbaikinya jembatan, maka kami bisa membawa hasil panen dengan aman dan nyaman. Tidak perlu khawatir terjadi kecelakaan saat melintasi jembatan,” kata Rizal, Minggu 4 September 2020.

Selama ini jembatan yang ada di desa itu sudah rusak parah. Meski masih bisa digunakan namun masyarakat harus sangat berhati-hati saat melintasi jembatan yang dibangun pada tahun 1980-an itu karena kondisinya rusak parah.

Jika tidak hati-hati saat melintas, maka keselamatan warga jadi taruhannya. Akibat kondisi itu, petani tidak bisa leluasa membawa hasil panen sehingga cukup menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:   Jembatan Belum Rampung, Satgas TMMD Jaga Keselamatan Pelajar

Perbaikan jembatan itu penting karena sangat dibutuhkan masyarakat setempat yang umumnya berprofesi sebagai petani. Selain itu, kelancaran akses tersebut juga dibutuhkan untuk aktivitas pelajar, guru, pedagang sayur dan ikan keliling serta warga desa lainnya.

Masyarakat sangat mendukung kegiatan tersebut. Untuk itulah masyarakat juga dengan senang hati membantu TNI agar semua kegiatan cepat selesai dan sesuai target.

“Mudah-mudahan dengan semakin lancarnya akses transportasi ini juga akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat di desa-desa yang ada di Kecamatan Pulau Hanaut ini,” harap Rizal.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari menjelaskan, saat ini pengerjaan perbaikan jembatan masih berlangsung. Dia berterima kasih kepada masyarakat yang sangat membantu kelancaran kegiatan TMMD.

BACA JUGA:   Pos Terpadu Sebagai Tempat Bermusyawarah

“Saat progres perbaikan jembatan itu ada yang sedang pemasangan tiang, ada pula yang sudah pemasangan tiang jembatan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai,” harap Akhmad Safari.

Akhmad Safari menjelaskan, ada lima sasaran fisik yang ingin dicapai yaitu sasaran jembatan Handil Gayam berukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter yang berlokasi RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir.

Sasaran jembatan Handil Samsu berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter berlokasi di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Sasaran jembatan Sie Babirah berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Sasaran fisik lainnya yaitu perbaikan Mushalla Al Hidayah berukuran panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter di Desa Bapinang Hulu dan pembangunan pos terpadu di Desa Bapinang Hulu. (Rls/beritasampit.co.id).