Dewan Siap Bahas Raperda Rencana Tata Ruang Kota Tamiang Layang Dengan Eksekutif

IST/BERITA SAMPIT - Rapat pembahasan Raperda tata ruang Kota Tamiang Layang secara virtual melalui video zoom meeting, dari ruang Rapat Paripurna DPRD Barito Timur.

TAMIANG LAYANG – DPRD Kabupaten Barito Timur kini tengah mempersiapkan rapat kerja lanjutan pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) rencana detail tata ruang Kota Tamiang Layang. Hari ini Jumat 9 Oktober 2020 melakukan rapat terkait hal tersebut melalui video zoom meeting, dengan agenda pandangan fraksi dewan.

Rapat itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio didampingi Wakil Ketua I, Arianto S Muler. Raperda rencana detail tata ruang Kota Tamiang Layang yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah, ada point penting pemandangan dari fraksi tentang rapat pembahasan tersebut.

Nursulistio mengatakan, bahwa fraksi Golongan Karya (Golkar) menegaskan harus ada sinergitas antara Pemerintah Kabupaten dan Provinsi. “Karena itu tadi kami juga meminta informasi, apakah Raperda tata ruang Provinsi Kalimantan Tengah sudah disesuaikan agar tidak bertolak belakang,” ucapnya.

BACA JUGA:   Dewan Segera Bahas Raperda Tata Ruang Kota Tamiang Layang

Selanjutnya Fraksi PKPI, Munita M Dewi, menegaskan, agar dalam Raperda tersebut juga harus mewujudkan kelestarian dan kualitas lingkungan hidup yang berdampak positif bagi masyarakat, guna peningkatan pembangunan kota bersinergi dengan fasilitas listrik, sinyal telekomunikasi, dan air serta peluang usaha beri peningkatan pembangunan yang bisa menghasilkan pendapatan daerah,” terangnya.

Sementara itu, Nur Sulistio di gedung DPRD Barito Timur mengatakan, bahwa semua fraksi telah menyampaikan pemandangan umum fraksi-fraksi sebagai bahan pertimbangan dan catatan bagi Kepala Daerah untuk menyusun dan juga memberikan tanggapan terkait pemandangan umum fraksi pendukung dewan tersebut.

BACA JUGA:   Ketua Komisi III Desak Pemkab Bartim Tambah Tempat Karantina

Menurutnya, pada prinsipnya semua fraksi menyatakan Raperda ini akan menjadi acuan dalam penyusunan tata ruang, pengelolaan tata ruang, pemanfaatan tata ruang pemberian sanksi dalam pemanfaatan pembangunan serta penataan tata rencana itu nanti.

“Jadi tadi fraksi pendukung dewan semua menyatakan siap melanjutkan dalam rapat kerja bersama eksekutif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sulistio mengatakan, “Apapun hasilnya nanti tentu kami akan melakukan koordinasi antara DPRD melalui komisi masing-masing dengan eksekutif”. (Udek/beritasampit.co.id).