Dewan Ingatkan Pemkot Palangka Raya soal Drainase

M.SLH/BERITA SAMPIT - Sekretaris Komisi B  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Norhaini.

PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Norhaini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk terus mengecek saluran drainase berfungsi dengan baik mencegah terjadinya banjir maupun genangan air terutama di musim hujan pada akhir tahun ini.

“Kami minta dinas terkait seperti PUPR ataupun Disperkim agar mengawasi dan memperbaiki jika ada drainase sesuai kewenangannya, yang dalam kondisi rusak sehingga berfungsi baik mengalirkan air guna mencegah genangan air saat memasuki puncak musim hujan ini,”terang Norhaini dalam keterangan tertulisnya. Selasa, 7 Desember 2021.

Legislator dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengungkapkan bahwa, hal yang paling penting bagi dinas dan instansi terkait lainnya saat musim hujan adalah memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik sehingga tidak menimbulkan banjir maupun genangan air seperti sebelumnya.

BACA JUGA:   Dewan Harap Layanan Darurat 112 Dapat Melayani Secara Lengkap Untuk Tanggap Darurat

“Pengawasan berkala harus dilakukan apalagi saat ini curah hujan tinggi dan harus diantisipasi terjadinya banjir. Selain fungsinya, pembuatan drainase juga harus sesuai estetika sehingga nyaman dilintasi,”tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan dirinya bahwa, pembuatan drainase hendaknya memperhatikan estetika terutama pada bagian penutup yang harus rata permukaan badan jalan, agar nyaman dipandang serta fungsi tetap maksimal.

“Jangan sampai permukaan badan jalan bergelombang ditambah tutup drainase lebih rendah dari permukaan aspal jalan. Sehingga itu dapat membahayakan pengguna jalan dan membuat tidak nyaman dilalui,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Program Pemkot 2022 Harus Menyentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat

Kendati demikian ia menyoroti agar Jalan diperkotaan harus tetap diperhitungkan oleh pemerintah. misalnya, Jalan Temanggung Tilung maupun di jalan Cempaka yang kerap terendam air jika hujan sangat lebat turun.

Hal tersebut karena drainase tidak mampu dengan maksimal menampung air yang mengalir, sehingga tidak nyaman dilalui dan sangat berbahaya bagi pengendara roda dua.

“Di sisi lain juga, peran masyarakat juga penting agar mampu melakukan pengawasan secara mandiri. Apabila ada saluran drainase disekitar pemukiman yang tersumbat, segera bergotong royong membersihkannya demi kenyamanan bersama,” tutup Norhaini.

(M.Slh/Beritasampit.co.id)