Keren! Berbagai Lomba Seni Tradisional dan Budaya Meriahkan Hari Jadi ke 72 Kabupaten Barito Utara

ISKANDAR/BERITA SAMPIT: Peserta lomba Jukung Tradisional usai bertanding di Pelabuhan Polres Barito Utara, Jumat 24 Juni 2022 siang.

MUARA TEWEH – Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) menggelar berbagai macam lomba guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Kabupaten Barito Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Barito Utara Annisa Cahyawati mengatakan sebanyak 13 mata lomba diadakannya dalam even festival budaya Iya Mulik Bengkang Turan.

“Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Barito Utara yang ke 72 tahun, adapun lomba dalam even festival budaya Iya Mulik Bengkang Turan berjumlah 13 mata lomba diikuti peserta putra dan putri,” kata Annisa saat ia memantau lomba Jukung Tradisional di Pelabuhan Polres Barito Utara. Jum’at 24 Juni 2022, siang.

Berdasarkan pantauan di lapangan antusias warga mengikuti lomba sangat besar, Annisa menyampaikan hari ini pihaknya menggelar 4 jenis lomba, yakni lomba Jukung Tradisional, lomba Sepak Sawut atau Sepakbola Api, lomba Kesenian Karungut Dongkoi, dan lagu daerah.

“Hari ini dilaksanakan 4 mata lomba yaitu lomba Dayung Tradisional diikuti Dayung putra dan putri, dilanjutkan Sepakbola api atau kita kenal dengan Sepak Sawut bahasa daerahnya juga tadi ada lomba Karungut Dongkoi dan lagu daerah,” jelas Annisa.

BACA JUGA:   Percepatan Pembangunan, 4 Sekda di Das Barito dan Pemprov Kalteng Rapat Kerja

Selain 4 lomba yang sudah digelar ada pula lomba Besei Kambe, lomba Malamang, lomba Mangenta, lomba Mangaruhi, lomba Menetek Maneweng Menyila Kayu, lomba Manyipet, lomba Bagasing, lomba Balogo, dan lomba Katapel atau Mangatek.

Gelaran lomba yang digelar Disbudparpora rencananya berlangsung hingga tanggal 25 Juni 2022, malam ditutup dengan final Sepakbola Sawut. Mulai dari orang tua hingga remaja dilibatkan dengan kategori lomba laki-laki dan perempuan.

”Acaranya berlangsung sampai tanggal 25 malam, nantinya ada final dari Sepakbola Sawut tadi,” ungkap Annisa.

Lomba juga sebagai ajang silahturahmi antar warga sekaligus mengasah bakat minat dan potensi yang dimiliki masyarakat, diharapkan dapat tersalurkan melalui ajang ini, berasal dari perwakilan 9 kecamatan, bertujuan melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Barito Utara.

“Pesertanya berasal dari 9 kecamatan juga warga umum, tujuannya kita ingin melestarikan budaya masyarakat di Kabupaten Barito Utara, serta menjaring maupun menyeleksi atlet-atlet yang nantinya akan mewakili di even Festival Budaya Isen Mulang Kalimantan Tengah di tahun 2023,” jelas Annisa.

BACA JUGA:   Kepramukaan Bagian Pendidikan Karakter

Adanya peringatan HUT 72, masyarakat diminta untuk bersama-sama membangun Barito Utara guna mewujudkan masyarakat yang sehat, kuat dan ekonomi tumbuh pesat. Annisa berharap seni budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Barito Utara dapat terus dilestarikan.

“Kita mensyukuri dan berterimakasih dibawah kepemimpinan bapak H. Nadalsyah bersama wakilnya, berharap agar peringatan hari jadi ke 72 tahun menjadi meriah, dapat menjaring atlet-atlet dari setiap kecamatan yang nantinya mewakili HUT Kalteng, segala macam seni budaya warga masyarakat dan kearifan lokal tetap eksis kita lestarikan dan diketahui generasi berikutnya,” tutup Annisa.

Ditempat yang sama, salah satu peserta Jukung Tradisional perwakilan Kecamatan Teweh Tengah Sali mengaku bersemangat bertanding menurutnya di atas sungai bersama peserta lainnya memiliki ciri khas tersendiri.

“Kita tetap semangat tadi ikut lomba ini, berjumlah 6 orang dalam satu perahu, sempat tadi mengalami kendala namun segera dapat kami atasi bersama,” ucap Sali saat didampingi rekannya Yuyun.

(ISK/beritasampit.co.id)

(Visited 1 times, 1 visits today)