Kabut Asap: Anggota DPRD Palangka Minta Pemkot Serius Tangani Karhutla

Anggota Komisi A  DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha

PALANGKA RAYA – Dalam sepekan ini, Kota Palangka Raya kembali diselimuti kabut asap tipis. Sepekan lalu, di beberapa wilayah pada kawasan lahan gabut masih terjadi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
Terkait masih terjadinya karhutla, Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta kepada Pemerintah Kota atau Pemot Palangka Raya serius menangani masalah Karhutla.

“Pemkot diharapkan segera menanggulangi permasalahan Karhutla karena kabut asap tipis kembali menyelimuti kota setiap pagi,” kata Ridha, mengutip antaranews, Selasa (12/11/2019).

Oleh karenanya, Noorkhalis berharap kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Palangka Raya bisa melakukan penelusuran titik api sehingga mengakibatkan munculnya kabut asap tipis.

“Yang anehnya itu di pengujung tahun masih terjadi Karhutla, apakah ini ada yang sengaja membakar atau seperti apa. Makanya wajib dicari tahu penyebabnya,” bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Palangka Raya dan sekitarnya kembali diselimuti kabut asap tipis. Kualitas udara turun ke level tidak sehat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat Kalimantan Tengah mewaspadai kemudahan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Waspada potensi kemudahan terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan tengah. Diimbau kepada masyarakat saat ini tidak melakukan pembakaran lahan untuk tujuan apapun,” mengutip www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca-indonesia.bmkg, Sabtu (9/11/2019).

Seperti diketahui, data dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada bulan Oktober 2019 lalu masih terjadi kebakaran di kawasan gambut daerah Kahayan Hilir dan bagian selatan Kalimantan Selatan.

Sementara kualitas udara di Kota Palangka Raya pada bulan tersebut berada di level tidak sehat. Sedangkan suhu udara pada hari ini, rata-rata antara 23 sampai dengan 33 °C.

(gra/beritasampit.co.id)

BACA JUGA:   Wabah DBD: Tahun Lalu Tewaskan 6 Orang Warga Palangka, Ruselita Harapkan Tahun Ini Jangan Sampai Terulang