KPK Koordinasi Dengan BPK Soal Dugaan Korupsi di PT Asabri

Ketua KPK Firli Bahuri. Dok: Istimewa

JAKARTA— PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) kini ditempa dugaan isu korupsi yang merugikan negara hingga triliunan rupiah.

Asabri adalah sebuah BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial dan pembayaran pensiun khusus untuk Prajurit TNI, Anggota Polri, PNS Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan PNS Polri.

Menanggapi hal itu, Ketua KPK RI Firli Bahuri memastikan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah melakukan audit keuangan terhadap PT Asabri (Persero) pada 2016 lalu itu.

BACA JUGA:   Fraksi NasDem Usul Gaji Anggota DPR Dipotong 50 Persen untuk Penanganan Corona

“Jadi, kita harus dengarkan dulu, bagaimana temuan dari BPK,” kata Firli di Parlemen Senayan Jakarta, Selasa, (14/1/2020).

Menurut Firli, KPK dalam hal ini tidak bisa melakukan suatu tindakan penyelidikan dan penyidikan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas dari pihak BPK.

“Ini tentu kita bahas dengan BPK. Saya sudah berhubungan dengan BPK untuk tindaklanjut PT Asabri tersebut,” pungkas Firli Bahuri.

BACA JUGA:   Residivis dan Pelaku Narkoba Jadi Perhatian Serius Kemenkumham RI

(dis/beritasampit.co.id)