Dampak Virus Corona, Disdagperin Diminta Pantau Harga Dipasaran

DRM/BERITA SAMPIT - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotim Parimus SE.

SAMPIT – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kotawaringin Timur (Kotim) diminta lebih aktif dalam memantau harga bahan-bahan pokok dipasaran. Pasalnya, sejak wabah Virus Corona masuk ke Indonesia sejumlah harga bahan pokok mengalami lonjakan harga sejak beberapa pekan terakhir ini.

Dalam hal ini Parimus SE selaku anggota Komisi II DPRD Kotim menjelaskan, dampak dari masuknya wabah Virus Corona tidak hanya berpengaruh bagi kesehatan, namun harga-harga bahan pokok termasuk rempah-rempah yang mengandung vitamin mulai mengalami kenaikan.

“Dinas Perdagangan dalam hal ini kita minta melakukan pengawasan ketat, sebab harga bahan pokok mulai tidak stabil, termasuk rempah-rempah, seperti Jahe Merah dan lainnya yang harganya diatas 150 ribu per kilogramnya,” ungkapnya Kamis, 5 Maret 2020.

BACA JUGA:   Kurang Dukungan Dari Pemerintah Daerah, Gaol Siap Fasilitasi Milenial Pelaku UMKM

Ketua DPC Partai Demokrat Kotim ini juga menambahkan, tingkat kewaspadaan terhadap bahan-bahan pokok yang mengandung bahan kimia dan sebagainya juga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama yang didatangkan dari luar.

“Kita minta diawasi, meskipun saat ini barang-barang impor sudah dibatasi oleh pemerintah pusat, namun kita ketahui masih banyak bahan makanan siap saji yang sudah terlanjur di datangkan dari luar daerah maupun luar negeri yang masuk ke Kotim ini,” tegasnya.

BACA JUGA:   DPRD Dorong Pemkab Kotim Perhatikan Perangkat Adat

Disisi lain dia juga mendorong instansi terkait berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan bersama pihak BPOM untuk melakukan pengecekan dilapangan agar tidak terjadi kesan kelalaian nantinya.

“Bisa koordinasi dengan instansi terkait, baik BPOM, Dinkes, dalam melakukan pengawasan terhadap bahan makanan, terutama makanan siap saji impor atau lainnya yang rentan membawa virus berbahaya itu ke Kotim ini,” tutupnya. (Drm/beritasampit.co.id).