Banjir Wilayah Hulu Sudah Mulai Turun, Masyarakat Diminta Antisipasi Kiriman Banjir

WAWANCARA : ANNAS/BERITASAMPIT - Bupati Katingan Sakariyas

KASONGAN – Saat ini kondisi musibah banjir di Kabupaten Katingan di wilayah Hulu seperti di Desa Tumbang Sanamang Kecamatan Katingan Hulu dan Tumbang Hiran Kecamatan Marikit, minggu lalu luar biasa ketinggian banjirnya.

Namun, sampai saat ini pada Rabu 16 September 2020. Menurut Bupati Katingan Sakariyas, kondisi banjir disana sudah mulai turun. Tetapi, biasanya di dua kecamatan ini banjir sudah turun. Maka Kecamatan yang berada di bawahnya banjir akan naik.

“Seperti di wilayah kecamatan Kamipang dan Tasik Payawan ini sangat kita antisipasi.
Karena kedua Kecamatan ini, kalau sudah bagian atas sudah turun. Maka dua kecamatan ini bisa sampai dua bulan lama banjir,” terang Bupati Katingan Sakariyas, Rabu 16 September 2020.

BACA JUGA:   Polres dan BNK Katingan Musnahkan Barang Bukti 32 Paket Narkoba

Bupati Sakariyas, sudah meminta kepada semua Camat untuk menginstruksikan untuk menyiapkan tenda-tenda penampungan di setiap wilayah Kecamatan masing-masing. Dan Pemerintah Daerah melalui BPBD juga sudah mendirikan posko-posko penampungan bagi masyarakat terdampak banjir, serta mendirikan dapur umum dan tempat pelayanan kesehatan.

“Harapan saya, tetap mereka bisa mengungsi. Contohnya : di Tumbang Samba saat kita cek langsung kondisi banjir, sudah ada beberapa warga kita yang di evakuasi dan ada juga tidak mau di evakuasi,” jelasnya.

BANJIR KIRIMAN : ANNAS/BERITASAMPIT – Kondisi Banjir Kiriman di Jalan Kenangan Keluarahan Kasongan Lama Kota Kasongan, Pinggiran Sungai Katingan.

Dijelaskan juga, dari tahun 2006, 2017, sampai di tahun 2020 ini. Mantan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kasongan ini mengatakan Banjir tahun ini adalah Banjir yang paling parah dari tahun sebelumnya dan paling tinggi banjirnya.

BACA JUGA:   Koramil 1015/Tbs ikut melaksanakan Gowes Pesona Samba

“Terkait ada korban yang meninggal karena banjir dilaporkan tidak ada. Mudah-mudahan ini nantinya tidak ada, kita berdoa semoga banjir cepat surut,” pungkasnya.

Menurut pantauan pada Rabu 16 September 2020, banjir kiriman sudah mulai lain di Kota Kasongan, seperti di sebagian jalan Kasongan-Kereng Pagi, Kota Kasongan sudah tergenang banjir. Bahkan yang tahun sebelumnya di jalan Kenangan Kelurahan Kasongan Lama yang tahun sebelumnya tidak tergenang Banjir saat ini sudah terendam banjir setinggi setengah lutut dewasa. Akibat juga ratusan rumah warga terendam banjir.

(Annas/beritasampit.co.id)