Kondisi Jalan Kembali Kian Parah, Usai Hujan Deras Jadi Kolam

SAMPIT – Kerusakan jalan di wilayah Kota Sampit, Kotim, Kalteng, terutama di Jalan Kembali, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, semakin tak terkendali. Mirisnya, usai hujan deras hampir sepanjang jalan berubah menjadi kolam.

“Sudah lama ini (jalan rusak) pak, tapi hanya sebatas dikasih batu koral dan tidak ditambal sulam yang menggunakan aspal,” ungkap Rokhmat warga Jalan Kembali saat ditanya wartawan media siber beritasampit.co.id, Minggu 25 April 2021.

Dia menjelaskan, Jalan Kembali merupakan akses utama yang sering digunakan truk bermuatan, salah satunya angkutan pupuk. Sedangkan kualitas jalan diperkirakan hanya III C dan truk melindas jalan tersebut diperkirakan di atas 8 ton.

BACA JUGA:   Pemkab Kotim Mulai Operasikan Dermaga Pelangsian

“Jalan Kembali itu merupakan akses utama truk angkutan karena truk itu bongkar muat di perusahaan industri yang ada di Jalan Iskandar menuju Desa Telaga Baru bahkan Desa Pelangsian,” ujar Rokhmat.

Sementara itu, Abdiansyah pengguna jalan mengeluhkan lambannya dinas terkait untuk mengantisipasi kerusakan jalan dengan mengalihkan bongkar muat truk bertonase.

“Jalan Kembali sudah rusak parah bahkan setelah hujan deras berubah jadi kolam, ya sudah keburu nasi jadi bubur,” celetuk Baduy panggilan akrabnya Abdiansyah.

BACA JUGA:   Diabaikan, Berita Acara Koperasi PHL Hanya Diarsipkan Dinas Koperasi dan UMKM Kotim

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PUPR, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kotim Amrul Hadi menyampaikan, tahun 2021 akan ada perbaikan dan peningkatan Jalan Kembali melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

(ifin/beritasampit.co.id)