Polres Tanjung Priok Antisipasi Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus melakukan berbagai upaya agar bisa menekan kasus covid-19 di masa liburan Lebaran. (dok: Polda Metro Jaya).

JAKARTA– Guna mencegah kerumunan di Pelabuhan Sunda Kelapa yang kerap dijadikan jembatan bagi wisatawan menuju Kepulauan Seribu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok terus melakukan berbagai upaya agar bisa menekan kasus covid-19 di masa liburan Lebaran.

Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan selain memberi imbauan kepada masyarakat yang datang ke wilayah pelabuhan agar menghindari kerumunan, dilakukan juga pembagian masker dan pendirian posko tes swab antigen yang bisa diikuti secara gratis.

Setelah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, imbauan juga diberikan kepada masyarakat yang datang ke Makam Mbah Priok agar area makam tidak dipadati para peziarah dari luar maupun Jabodetabek.

“Kami juga melakukan penyekatan dan filterisasi pada jalur menuju tempat wisata. Selain itu juga memberikan imbauan secara masif melalui media sosial, komunitas, group messenger, dan tokoh masyarakat,” kata Putu, Senin, (17/5).

BACA JUGA:   Jalan Tol Pertama di Kalimantan Ini Diprediksi Jadi Tulang Punggung Kawasan Ekonomi

Sementara itu, untuk kunjungan ke Kepulauan Seribu, Kepala Polsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Seto Handoko Putro menerangkan, masyarakat yang hendak ke wilayah tersebut dan berangkat dari Dermaga Kaliadem sempat melonjak pada Hari Lebaran yang jatuh pada Kamis (13/5). Sebelum Lebaran, biasanya hanya ada 300-500 orang. Tapi, ketika Lebaran, menjadi 1.900 orang.

“Pada hari kedua Lebaran, jumlahnya turun menjadi 1.700 orang. Lalu Sabtu (15/5), nihil wisatawan. Hanya ada 131 orang yang menyeberang karena merupakan warga Kepulauan Seribu. Dari angka tersebut terlihat hasil dari upaya untuk menekan jumlah kerumunan,” kata Seto.

BACA JUGA:   Koalisi Demokrat-Rakyat Siap Gagalkan Rencana Presiden Tiga Periode

Seto mengatakan juga ada upaya lain yakni Program Kampung Tangguh Jaya yang menerapkan tracing, testing, treatment (3T) terhadap warga Muara Angke yang kemarin sempat mudik.

Upaya antisipasi yang dilakukan selama ini juga hasil kerja sama dengan otoritas pelabuhan, kesyahbandaran, Dinas Perhubungan, KPLP, Kepolisian Air, Satpol PP, dan TNI serta Satgas Covid-19.

Kerja sama juga dilakukan dengan komunitas masyarakat dan pelaku usaha di wilayah hukum pelabuhan Tanjung priok, sehingga tercipta gerakan masif dan serentak di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Berkat kerja keras seluruh pihak, wilayah Tanjung Priok adalah zona hijau dan sampai hari ini angka aktif covid-19 adalah nihil,” pungkas Seto AKP Seto Handoko Putro.

(dis/beritasampit.co.id)