Kadis Kominfo Kobar Ajak Masyarakat Wujudkan 2022 Terakhir Masa Pandemi

PANGKALAN BUN – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rody Iskandar mengajak warga masyarakat untuk mewujudkan tahun 2022 sebagai tahun terakhir Indonesia dalam masa pandemi.

“Sesuai dengan slogan dan baner-baner yang telah disebarkan melalui berbagai sarana informasi, oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, maka kami juga wajib menindak lanjuti menyosialisasikan kepada masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat,” kata Rody Iskandar dikonfirmasi, Kamis 25 November 2021.

Menurut Rody Iskandar, dukungan percepatan vaksinasi Pemerintah Pusat menargetkan 70 persen penduduk divaksinasi pada tahun 2021. “Alhamdullilah, untuk Kabupaten Kotawaringin Barat program vaksinasi cukup berhasil,” ujarnya.

BACA JUGA:   Anjungan Dukcapil Mandiri Diluncurkan, Bupati Kobar: Kita Utamakan Pelayanan Cepat

Rody mengungkap, jumlah orang yang menerima vaksin dosis pertama di Kabupaten Kobar yaitu 160.714 orang dengan persentase 79,058. Sementara itu, untuk dosis kedua saat ini sudah mencapai 92.111 orang atau 45,311 persen.

“Total seluruh sasaran vaksinasi di Kobar 203.286 orang yang terdiri dari SDM kesehatan 1.725 orang, Lansia 13.597 orang, Pelayanan Publik 23.407 orang, Masyarakat Umum/Rentan 138.344 orang dan Remaja 26.213 orang,” ungkapnya.

Jumlah sasaran vaksin dosis pertama untuk remaja telah mencapai 26.213 atau 99,29 persen remaja sudah disuntik vaksin. Sedangkan sasaran vaksinasi dosis kedua mencapai 17.351 atau 66,19 persen.

BACA JUGA:   Mancing Udang Galah Dapat Motor, Bupati : Ajak Masyarakat Lestarikan Sungai

“Namun tentunya, semua harus menyadari bahwa masa pandemi belum berakhir, untuk itu kita tetap harus waspada dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan,” kata Rody Iskandar.

Dia menyampaikan imbauan dari Kementerian Kominfo RI. “Waspada potensi munculnya gelombang ketiga, pasca liburan Natal dan Tahun Baru, tingkatkan pengetatan mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan, terutama di gereja pada saat perayaan Natal, tempat pembelanjaan, sekolah, restoran dan destinasi wisata”. (Man/beritasampit.co.id).