Legislator Dapil V Kotim Ini Minta Pemkab Lestarikan Warisan Budaya Daerah

    SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Sarjono meminta supaya pemerintah Kabupaten Kotim dapat menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah.

    Sebab menurut anggota DPRD Dapil V ini menganggap pentingnya menjaga warisan budaya lokal semacam pakaian adat serta peninggalan sejarah khas dayak yang perlu diperhatikan pemerintah supaya selalu dapat terjaga dan terawat hingga tidak hilang dimakan oleh perkembangan jaman.

    “Semacam berpakaian daerah memakai lawung sebagai Pakaiaan ciri kahas suku dayak kita wajib melestarikannya. Di Kotim masih belum berjalan sepenuhnya walaupun pernah di gagas, akan tetapi coba lihat sekarang sudak tidak berjalan lagi,” ujar Sarjono, Selasa (3/10/2017).

    Bukan hanya masalah pakaian, politisi Golkar ini juga merasa bahwa pemerintah daerah masih belum peka dalam kepedulian untuk merawat serta melestarikan warisan budaya semacam rumah betang yang berada di desa Tumbang Gagu kecamatan Antang Kalang.

    Bahkan dia menganggap selama ini sentuhan pemerintah daerah terhadap situs budaya yang sempat menjadi nominasi pesona Indonesia tersebut masih minim, sehingga dibiarkan tanpa adanya renovasi dan penambahan fasilitas yang dapat memudahkan pengujung yang ingin melihat situs sejarah suku dayak tersebut.

    “Harusnya ada dianggarkan buat rehapnya, kemudian juga fasilitas MCK masih belum ada sampai sekarang ini, jadi susah kalau mau buang air serta mandi disana,” pungkasnya.

    (fzl/Beritasampit.co.id)
    Editor: Muhammad A

    (Visited 1 times, 1 visits today)