Anggota Komisi III Dorong Pemda Perangi Narkoba Sampai Akarnya

832
Anggota Komisi II DPRD Kotim, Sarjono

SAMPIT – Penyalahgunaan obat-obatan terlarang dari berbagai merek di Kabupaten Kotawaringin Timur, belakangan ini telah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Bahkan tidak aneh lagi penggunaan obat terlarang jenis obat batuk dan lem fox juga sudah lama menyasar kalangan pelajar.

Anggota Komisi II DPRD Kotim, Sarjono mengharapkan ditahun anggaran yang baru nanti Pemkab setempat dapat memprogramkan kegiatan yang lebih menyasar tehadap masalah penyalahgunaan lem fox dan obat batuk.

“Contohnya adalah lebih gencar melakukan melakukan sosialiasi ke sekolah-sekolah, baik tingkat SMA maupun tingkat SMP,” kata Sarjono, Selasa (19/12/2017).

Baca Juga:   Komisi IV Siap Dukung Pengembangan Bandara H Asan Sampit melalui APBD Perubahan 2019

Menurut Politisi Golkar ini juga, dengan menyampaikan penyuluhan kepada para pelajar mengenai dampak buruk akibat mengkonsumsi zat adiktif diharapkan dapat membuat mereka mengerti sehingga mau menghindari hal tersebut.

“Agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik maka kami DPRD siap mendorong untuk menganggarkannya. Karena ini demi kebaikan anak didik dan generasi penerus Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegasnya.

Ditambahkannya, jenis obat-obatan yang bisa disalahkan gunakan itu tidak hanya yang masuk dalam daftar (G), melainkan obat batuk jenis destrol dan lem fox juga sangat berbahaya apabila di salahgunakan.

Baca Juga:   Uji Publik, Bentuk Dukungan DPRD Sempurnakan Raperda

(drm/beritasampit.co.id)